Headlines

Tiga Obat Disetujui untuk Mengatasi Penyakit Fibromyalgia

NEW YORK, (PRLM).- Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) telah menyetujui tiga obat yaitu Lyrica, Cymbalta dan Savella untuk mengobati penyakit fibromyalgia.

Perusahaan obat Pfizer memproduksi Lyrica yang telah diiklankan sebagai obat fibromyalgia. Tahun 2007 FDA menyetujui Lyrica sebagai obat pertama khusus untuk penyakit itu. Penelitian yang melibatkan 800 pasien menunjukkan rasa sakit yang dialami beberapa pasien berkurang setelah minum obat itu. FDA mengatakan Lyrica tidak ampuh untuk semua orang, karena bisa menimbulkan efek samping bagi beberapa pasien, termasuk kesulitan berkonsentrasi dan memusatkan perhatian.

FDA juga menyetujui obat Cymbalta dan Savella untuk mengobati fibromyalgia bagi orang-orang yang berusia 18 tahun keatas.

Gail Cawkwell adalah rheumatologist yang menangani anak-anak dan remaja yang terkena penyakit radang sendi dan fibromyalgia. Ia juga wakil presiden perusahaan Pfizer.

Dokter Cawkwell mengatakan kepada VOA bahwa fibromyalgia adalah penyakit misterius yang terbukti sulit didiagnosis dan diobati. Ia mengatakan Pfizer percaya Lyrica membantu dokter dalam upaya meredakan rasa sakit dan gejala-gelala lainnya yang dialami pasien mereka.

Dokter Cawkwell mengatakan dia telah merawat ribuan pasien fibromyalgia dalam 15 tahun terakhir. Ia mengatakan dengan obat yang tepat dokter bisa membuat perubahan berarti dalam hidup penderita fibromyalgia.

Tetapi, dokter Cawkwell menandai dalam satu hari orang bisa sehat dan pada hari berikutnya merasa lelah dan mengalami sakit di seluruh tubuh. Ia menambahkan penyakit ini bisa diderita bertahun-tahun bahkan seumur hidup.

Ia mengatakan Pfizer melakukan penelitian terhadap pasien fibromyalgia di Tiongkok dan Jepang. Ia mengatakan perusahaannya meneliti apa yang disebutnya sebagai “bio-markers” pada penderita fibromyalgia. Bio- markers membantu peneliti mencari tahu apa yang terjadi dalam tubuh penderita atau kondisi kesehatan mereka.

Dokter Cawkwell mengatakan penting sekali untuk menemukan bio-markers bagi penyakit fibromyalgia.(voa/A-147)***