Pembuatan KTP Kota Bekasi Cukup di Kelurahan

JAWA BARAT

BEKASI, (PRLM).- Warga Kota Bekasi tahun ini tak perlu lagi mengurus pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kantor kecamatan. Cukup mendatangi kantor kelurahan, pengurusan KTP sudah dapat dilakukan. Kebijakan tersebut diambil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi untuk meringkas panjangnya rentang pelayanan, sekaligus meminimalisir keberadaan calo.

Pelayanan KTP di tingkat kelurahan tersebut secara resmi diluncurkan Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Senin (15/8).

Perubahan pelayanan pembuatan KTP dari kecamatan ke kelurahan ini didasari pertimbangan melesatnya jumlah warga Kota Bekasi. Total penduduk sebanyak 2,3 juta jiwa yang terdata pada September 2010, melonjak seratus persen dari sepuluh tahun yang lalu.

"Dari total jumlah penduduk tersebut, sebanyak 1,6 juta jiwa merupakan wajib KTP. Jika dirata-ratakan, setiap kecamatan melayani 160.000 pemohon KTP. Dengan pembukaan pelayanan di tingkat kelurahan, beban tiap-tiap kelurahan sebanyak 28.500-an jiwa," ucap Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Mochamad Kosim.

Perubahan sistem pelayanan dari tingkat kecamatan ke kelurahan yang disertai dengan perubahan piranti lunak, sekaligus dipersiapkan juga untuk pelayanan pembuatan KTP elektronik.

Kota Bekasi yang merupakan kelompok pertama pengimplementasi program ini bersama 196 kabupaten/kota lain, menargetkan 1,6 juta penduduknya sudah mengubah KTP konvensionalnya menjadi e-KTP. Kapasitas alat yang mampu memproses 300 e-KTP per hari, dirasa cukup untuk memproses 1,6 juta e-KTP hingga Desember 2011.

Sementara pengimplementasian sistem ini masih harus menunggu tibanya perangkat logistik pendukungnya berupa pemindai sidik jari, alat tanda tangan digital, sensor retina mata, kamera, dan komputer. (A-184/A-88)***

Baca Juga

Tak Ada Pasokan Air, Petani Enggan Tanami Lahan Produktif

JAWA BARAT

SUMBER, (PRLM).- Dampak dari kekeringan berkepanjangan yang melanda wilayah Kabupaten Cirebon semakin parah. Bahkan, jelang musin tanam kedua tahun ini, petani bakal gigit jari. Hal itu dikarenakan pada musim kemarau yang terus berkepanjangan dipastikan mereka akan gagal tanam dan panen.

4.278 Ha Tanaman Padi di Kab. Indramayu Puso

JAWA BARAT

INDRAMAYU, (PRLM).-Sebanyak 4.278 hektare tanaman padi mengalami puso dan 15.273 hektare lainnya yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Indramayu, kini terancam kekeringan.

Cianjur Dapat Sekitar 510 BSPS-BK

JAWA BARAT

CIANJUR,(PRLM).- Kabupaten Cianjur dipastikan akan kembali mendapatkan Bantuam Stimulan Perumahan Swadaya Berbasis Komonitas (BSPS-BK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pemkot Sukabumi Gugat Pengembang yang Ingkar Janji Sediakan Pemakaman

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Rabu (5/8/2015) menuduh sejumlah pengembang perumahan ingkar janji tidak menyediakan tempat pemakaman. Padahal, saat mengajukan permohonan izin para pengembang melampirkan lahan pemakaman yang tersaji dalam siteplan pembuatan perumahan.