Diskoperindag Kab. Bandung Gelar Bazar Ramadan

SOREANG, (PRLM).- Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Kab. Bandung akan menggelar Bazaar Ramadan pada Senin (15/8) di Lapangan Upakarti, Soreang, Kab. Bandung. Bazaar Ramadan itu rencananya akan digelar selama satu minggu dengan mengikutsertakan 90 kios produk makanan, dan konveksi. Bupati Bandung Dadang M. Nasser secara simbolis akan membuka Bazaar Ramadan tersebut.

“Bazar Ramadan merupakan even tahunan yang sering diadakan Pemkab Bandung dalam rangka menghadapi Labaran. Target pasar tersebut yakni para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bandung dan masyarakat umum, “ kata Kepala Diskoperindag Kab. Bandung Bambang Budirahardjo kepada “PRLM”, Minggu (14/8).

Bambang mengatakan, kios-kios itu nantinya akan mengenalkan produk dalam negeri yang harganya relatif terjangkau. “Kita ingin PNS dan masyarakat Kab. Bandung lebih mencintai produk-produk dalam negeri khusunya produk Kab. Bandung sendiri,” ucap Bambang.

Ia menargetkan, pada tahun ini penunjung yang akan menghadiri Bazaar Ramadan mencapai 500 orang setiap harinya selama seminggu. “Karena tahun lalu rata-rata pengunjung ke Bazaar Ramadan mencapai lima ratus orang setiap hari. Kita ingin tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun kemarin,” ucapnya optimis. (A-194/A-147)***

Baca Juga

Peringati Hari Pahlawan SMAN 20 Bandung Gelar Donor Darah

BANDUNG,(PR).-Untuk membantu sesama yang membutuhkan darah, Kader Kesehatan Remaja (KKR) SMAN 20 Bandung bekerja sama dengan PMI cabang Kota Bandung menyelenggarakan donor darah, Kamis 10 November 2016.

Atasi Banjir, Pengerukan Sedimen di Pagarsih Terus Dilakukan

BANDUNG, (PR).- Pengerukan sedimen di aliran Sungai Citepus, Pagarsih, Kota Bandung terus dilakukan. Pengerukan sudah dimulai pada Rabu 9 November 2016 pukul 8 pagi. Namun sedimen kembali bertambah setelah banjir menggenangi kawasan Pagarsih sore harinya.

Pemkot Bandung Yakin PT BII Bisa Langsung Raih Benefit

BANDUNG, (PR).- ‎Kota Bandung memiliki badan usaha milik daerah berbentuk perseroan, Bandung Infra Investama, setelah disahkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung, Kamis 10 November 2016. Penyertaan modal awal PT BII yakni Rp 30 miliar.