Gelar Juara Dunia MotoGP 2011 tak Puaskan Shuhei Nakamoto
TOKYO, (PRLM).- Bos HRC Shuhei Nakamoto bersikeras bahwa timnya tak mampu untuk memuaskan dirinya dalam perjuangannya untuk memenangi gelar juara dunia MotoGP 2011, meskipun tim "sayap kepak" ini telah memenangi tujuh seri dari sepuluh seri yang telah dilombakan pada musim ini.
Menuju ke paruh kedua musim ini, pembalap tim Repsol Honda Casey Stoner memang tengah memimpin klasemen. Tapi posisinya belumlah aman, hanya selisih 20 angka dari rival terdekatnya pembalap tim pabrikan Yamaha Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing) yang tampil konsisten, bahkan "Por Fuera" hanya dua kali membukukan kemenangan di Jerez dan Mugello. Bandingkan dengan Casey Stoner yang telah memenangi lima seri yaitu Losail, LeMans, Catalunya, Silverstone dan Laguna Seca.
Honda meskipun telah menuai sukses untuk terakhir kalinya pada MotoGP 2006 lalu dengan memenangi delapan seri balapan, Nakamoto tetap mewaspadai ancaman yang datang dari Lorenzo yang menurutnya adalah pesaing paling tangguh.
"Sejauh ini Honda telah memenangi tujuh dari sepuluh seri balapan pada tahun ini. Bandingkan dengan musim lalu yang hanya memenangi empat seri. Tapi Lorenzo adalah pesaing yang tangguh. Dia tak akan menyerah dan saya pikir kami akan terus melihat pola kemenangan dan kekalahan untuk sisa musim ini," kata bos HRC Shuhei Nakamoto, seperti dikutip "Crash".
Menurut Nakamoto, satu seri saja gagal akan mengganggu peluang Honda untuk memenangi gelar juara dunia MotoGP untuk terakhir kalinya dengan regulasi mesin 800cc. Bagi tim Honda, setiap seri adalah penting dan akan memperlakukan setiap balapan dengan sangat serius, sebab jika gagal maka akan hilang peluangnya untuk menambah angka. (Ton/A-88)***
Post new comment