Jumat, 24 May, 2013

48.000 Guru Akan Diangkat Jadi PNS

BANDUNG, (PRLM).-Sekitar 37.000 guru berstatus pegawai negeri sipil (pns) di Jawa Barat pada tahun ini memasuki masa pensiun. Namun bukan berarti pemerintah bakal menerima guru-guru baru. Pasalnya, di tahun yang sama,
pemerintah akan mengangkat sekitar 48.000 guru menjadi pns. "Jadi tidak akan ada kekurangan guru," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (3/8) siang.

Heryawan menuturkan, adanya moratorium tentang CPNS yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, tidak akan mempengaruhi pengangkatan guru. "Moratorium ini bukan pada sektor guru tapi sektor lainnya. Sebab, di satu sisi kita kelebihan pegawai tapi di sisi lain seperti tenaga guru
masih kurang dan belum merata. Namun prinsipnya, pengangkatan tenaga guru ini sudah on the track," ucapnya.

Lagipula, soal pengangkatan pns dari kalangan guru itu, bukan wewenang Pemprov. Jabar. "Leading sector pengangkatan guru kan berada di kabupaten dan kota. Yang tidak akan membuka lowongan pns lagi kan provinsi. Jadi 48.000 guru yang akan diangkat jadi pns itu adalah
guru-guru di kabupaten dan kota di Jabar," ujarnya.

Heryawan menambahkan, hampir semua pemda kabupaten/kota di Jabar, telah menyampaikan rencana pengangkatan pns dari kalangan guru itu kepada Kementrian Pendayagunaan, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN) dan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui Pemprov. Jabar.

"Hampir semua pemkab dan pemkot di Jabar akan
mengangkat pns dari guru. Mungkin hanya Kabupaten Kuningan yang tidak mengangkat pns guru karena tenaga pendidiknya dirasa sudah mencukupi," katanya. (A-128/kur)***

Assalamualaikum Pak Gubernur

Anonymous's picture

Assalamualaikum
Pak Gubernur Terima Kasih bapak sudah mempunyai niat baik untuk mengangkat CPNS khusunya Guru, Tetapi kehawatiran hampir ada di setiap individu yaitu tentang ketidak jujuran dalam rekruitmen CPNS, membuat guru tetap kurang. Saya Kepala Sekolah di SDN Tegalgede 02 Kec. Pakenjeng Kab. Garut. Mempunyai 16 Guru Honorer, ada yang telah 15 tahun mengabdikan dirinya. tolong lihat Daftar satu yang di laporkan tiap bulan oleh sekolah agar ada keadilan. sertifikasi tidak diperbolehkan bagi honor di sekolah Negeri. Jangan dilimpahkan ke kabupaten Kota. kelola oleh Provinsi secara langsung.

Pemerintah selalu memberikan

Anonymous's picture

Pemerintah selalu memberikan harapan kosong kepada guru. Guru dituntut mencerdaskan kehidupan bangsa. Tapi anehnya dibodohkan oleh aturan Pemerintah yang namanya Birokrasi. Tidak ada Uang, Tidak ada saudara & tidak ada koneksi jangan harap masuk nominasi data. Kabupaten/kota melalui dinas jelas jelas memanipulasi data. Adanya guru tersertifikasi adalah bukti ada guru yang berkualitas yg diakui negara, kenapa harus mengangkat guru yg tidak jelas kompetensinya. Pemerintah jelas jelas tidak punya komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa. PNS bukan segala gala nya itu harus menjadi wacana guru honorer baik negeri & swasta. Lebih baik berpikir yang positif Rezeki Tuhan ada dimana mana dan akan kita raih jika kita mau berupaya. Pensiun bisa kita manage dengan pengelolaan keuangan yang baik.

yang diangkat PNS itu yang

Anonymous's picture

yang diangkat PNS itu yang Deket,dulur,duit ya pak????? dengan cara manipulasi data

jaman kiwari pengen punya

Anonymous's picture

jaman kiwari pengen punya uang teh kudu pake uang heula gening kitu nya indonesa mah........ gak ada permainan gak ada permaina busseetttttt di asongan nu barereum mah langsung we hejo............

di mana yang lowongan cpns

Anonymous's picture

di mana yang lowongan cpns buat guru banyak .?

saya juga masih berjuang

Anonymous's picture

saya juga masih berjuang karena saya juga statusnya sampai hari ini masih sebagai guru honorer dan mengajar di sekolah swasta sudah memasuki tahun ke 7

saya lulus tahun 2009 bulan

Anonymous's picture

saya lulus tahun 2009 bulan desember,,, di salah satu univesitas swasta di daerah bandung Fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan.....
sampai sekarang saya belum dapat kerja,,, padahal saya terus-terusan masukin lamaran dari daerah cimahi sampai ke daerah bandung barat ke daerah cililin sampai ke sindang kerta yang daerahnya masih asri alias pelosok.... Tetapi,,,anggapan saya pasti ada yang mau nerima saya sebagai guru honor di salah satu pihak sekolah yang saya lamar, tapi kenyataannya gak da satu pun pihak sekolah yang ada yang panggil saya untuk bekerja sama di sekolah tersebut.....
Padahal saya,,,termasuk mahasiswa alhamdulillah lulus dengan nilai yang memuaskan dan termasuk sabagi sarjana muda.....
himbauan kepada pemerintah sekarang,, saya harap untuk lebih memikirkan tenaga-tenaga muda yang masih punya semangat juang untuk bersaing di lembaga pendidikan misalnya seperti saya pribadi dan umumnya bagi orang-orang yang seperti saya yang mampu membentuk budi pekerti moral peserta didik menjadi SDM yang punya akhlak baik.... dan menjadikan negara ini mempunyai penerus bangsa SDM yang punya akhlak yang baik pula..
Kepada pemerintah sekarang khususnya para pejabatnua jangan memikirkan kepentingan diri sendiri,,,harusnya amanah masyarakat harus di jalankan dan di kejakan dengan sebaik-baiknya.

ya elaahh..buka mata

Anonymous's picture

ya elaahh..buka mata atuuuhhh..!! wooi!!! ikut aja program "INDONESIA MENGAJAR" oleh Anies Baswedan!! buka web nya di warnet

sabar saja ya pasti sesuatu

Anonymous's picture

sabar saja ya pasti sesuatu yang indah itu pasti akan datang pada waktunya ko .

maaf, jgn saling menyalahkan,

Anonymous's picture

maaf, jgn saling menyalahkan, byk yg tersinggung krn yg anda sebutkan tidaklah semunya benar byk guru yang berdedikasi tinggi dan berkarya utk ank bangsanya. Sy hanya menganalisis Dunia pendidikan ibarakan Gir : ada guru, pengawas, birokrasi,,,,,,,,, apabila ketiga ini tidak menjalankan fungsinya dengan benar sesuai peraturan yang ada walaupun anggaran pendidikan dinaikan, kesejahteraan ditingkatkan gak ada artinya akan "SARUA WAE",,,,, kita tengok ke belakang knp guru2 dulu dgn gaji yang kecil bersahaja sampai ada julukan UMAR BAKRI tapi mampu bersikap benar dalam bekerja , mampu berkarya, mampu mencetak murid-murid yg sopan santun bertanggungjawab dan cerdas, mungkin disini ada yang salah, 1. Disipilin aturan blm diterapkan dengan benar lebih byk pertimbangan kasihan, 2. Perekrutan Kepala Sekolah yangbelum benar sehingga tidak mendapatkan kualitas yng benar-benar layak sebagai pemimpin. 3. Birokrasi pendidikan lebih baik diisi oleh orang yang berlatar belakang pendidikan. 4. Pengawas menjalankan fungsinya sebagai pengawas dengan benar sehingga akan tumbuhnya motivasi bagi guru disaat lengah dari kewajibannya. Insya Allah,,,,,, bagi sukwan bersabar mari kita tunjukan kita bisa berbuat byk utk anak bangsa ini walaupun blm PNS,,,,, perputaran antara yang masuk dan pensiun pasti ada tunggu aja pasti kegiliran,,,,, buktinya sy aja honor hampi 9 tahun bisa diangkat ke PNS dan tanpa embel-embel apa2,,,, kasus suap mungkin ada tapi itu sebagain kecil.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR