PT KAI Luncurkan Kereta Pustaka

JAKARTA, (PRLM).- Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT KAI (Persero) segera meluncurkan gerbong Kereta Pustaka bersama dengan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata di Stasiun Kota, Tamansari, Jakarta Barat.

Wakil Kepala Divisi Hertage PT KAI, Atik Palwani, mengatakan kereta tersebut mulai 9 September mendatang akan mengadakan tur di delapan stasiun di Pulau Jawa, yaitu stasiun Bandung, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Surabaya, Madiun, Solo Balapan, dan Yogyakarta.

"Kereta akan berangkat tanggal 9 September, digandeng dengan Argo Parahyangan menuju Stasiun Bandung," ujar Atik Palwani di Stasiun Kota, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa.

Kereta Pustaka ini, ujar Atik Palwani, akan berhenti selama seminggu di masing-masing stasiun, kemudian akan mengadakan pameran perkeretaapian di stasiun tersebut.

"Salah satu yang dipamerkan adalah dokumentasi cagar budaya berupa rel kereta api dan stasiun di Jawa Barat dan Jawa Tengah," lanjutnya.

Selain itu Kereta Pustaka ini juga akan diisi dengan berbagai buku, sehingga juga berfungsi sebagai perpustakaan.

Atik juga menambahkan bahwa pameran ini diharapkan dapat mensosialisasikan peninggalan sejarah perkeretaapian yang memegang peran penting dalam perkembangan Indonesia pada waktu lampau. (A-26).***

Baca Juga

Pertamina Jamin Pasokan BBM dan Elpiji Natal-Tahun Baru

BANDUNG, (PR).- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III memastikan keamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Bagian Barat (Jawa Barat, Jakarta, dan Banten) pada periode Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 (Nataru).

Warteg Go to Malaysia Tahun 2017, Menteri Koperasi Bantu Mediasi

JAKARTA, (PR).- Warung Tegal yang biasa dikenal dengan sebutan warteg rencananya akan ekspansi ke Malaysia sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2017. Kementerian Koperasi siap memediasi koperasi warteg dengam pemerintah Malaysia agar mendapat kemudahan dalam perizinan usaha.

Rokok Tentukan Inflasi Nasional Tahun Lalu

JAKARTA, (PR).- Rokok semakin berkontribusi pada tingkat inflasi nasional di tahun 2016 dan juga garis kemiskinan. Sementara disparitas kemiskinan antara perkotaan dan perdesaan semakin besar.