Pekerjaan Fisik Jalan Tol Cisumdawu Mulai Digarap

JAWA BARAT
BAGIAN lahan terkena projek jalan tol Cisumdawu di Blok Cikubang, Desa Citali, Kec Pamulihan, Kab. Sumedang,  sudah diratakan dan dipagar untuk persiapan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol.*
NURYAMAN/PRLM
BAGIAN lahan terkena projek jalan tol Cisumdawu di Blok Cikubang, Desa Citali, Kec Pamulihan, Kab. Sumedang, sudah diratakan dan dipagar untuk persiapan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol.*

SUMEDANG, (PRLM).- Pembangunan fisik jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kab. Sumedang kini sudah mulai digarap Satuan Kerja (Satker) projek tersebut. Aktifitas pembangunan jalan tol seksi dua dari wilayah Kec Pamulihan sampai dengan Kec. Sumedang Utara, itu menurut keterangan sudah berjalan sejak dua pekan yang lalu.

Untuk tahap awal pembangunan jalan tol tersebut, Selasa (26/7) di Desa Citali, Pamulihan misalnya sudah ada kegiatan perataan lahan dan pemagaran tanah. Bahkan masyarakat yang rumahnya berada pada lahan terkena rencana tol tersebut sudah ada yang membongkar rumahnya.

"Dalam dua pekan terakhir, memang sudah ada kegiatan pekerjaan-pekerjaan fisik untuk pembangunan jalan tol itu. Menurut laporan Kepala Desa Citali, di desanya sudah ada dua alat berat beko masuk untuk meratakan tanah," kata Camat Pamulihan Bambang Irianto, Selasa (26/7) sore.

Hal itu juga dibenarkan Kapolsek Pamulihan Inspektur Satu (Iptu) Kardiman. "Beberapa rumah warga sudah ada yang dibongkar oleh para pemiliknya untuk menyelamatkan material bangunan yang masih bisa dimanfaatkan," kata Kardiman.

Kepala Bappeda Sumedang H. Eka Setiawan, menyebutkan pekerjaan fisik di desa tersebut merupakan pekerjaan tahap persiapan pembangunan jalan tol Cisumdawu. Lokasi yang sekarang sudah mulai digarap itu merupakan daerah bakal intercheng (pintu tol) Cisumdawu di Citali.

Lokasi itu juga merupakan titik nol perbatasan antara seksi dua (Pamulihan-Sumedang Utara) dan seksi satu (Tanjungsari- Jatinangor), yang akan dijadikan lokasi acara peletakan batu pertama pembangunan Tol Cisumdawu.

Sebagaimana diberitakan, pembangunan jalan tol Cisumdawu sepanjang 61 kilometer, direncanakan pemerintah akan dimulai pada tahun 2011 di bagian seksi dua dari wilayah Kec. Pamulihan sampai dengan Kec. Sumedang Utara. Sementara, bagian seksi satu Cileunyi-Pamulihan dan bagian seksi lainnya dari Sumedang Utara hingga Dawuan, Kab.Majalengka dilaksanakan menyusul.

Seksi dua didahulukan, dengan alasan antara lain untuk menyelamatkan kondisi kawasan ruas jalan Cadaspangeran dari ancaman kerusakan akibat beban lalu lintas kendaraan yang semakin padat. (A-91/A-88)***

Baca Juga

Pasca-Bom Sarinah, Polres Bogor Perketat Perbatasan

JAWA BARAT
BOGOR, (PRLM).- Pasca-bom Sarinah, petugas kepolisan dari Polres Bogor melakukan razia kendaraan di wilayah perbatasan Parung, Kabupaten Bogor, Jumat (15/1/16).
 

Afif Diyakini Sebagai Sunakim, Anak Penjaga Makam Asal Subang

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Sunakim alias Afif, pelaku teror bom yang tewas dalam aksi teror di Jakarta, semula disebut-sebut warga Sumedang. Namun belakangan terungkap, Afif diyakini sebagai Sunakim warga Kampung Krajan 1, Desa Kalensari, Kecamatan Compreng Kabupaten Subang.

Sejumlah Terminal Tipe C di Garut Dinilai Tidak Layak

JAWA BARAT

GARUT,(PRLM).- Beberapa terminal tipe C di Kabupaten Garut dinilai sudah tidak layak, terminal-terminal ini dinilai tidak layak karena beberapa faktor, misalnya luas lahan, dan dampak keberadaanya bagi lalu lintas.

150 Aliran Sesat Sudah Masuk ke Indonesia

JAWA BARAT
RATUSAN pelajar dari SMA/SMK di Cianjur mengikuti kegiatan sosialisasi pembekalan dan pencegahan alirat sesat di masjid Agung Cianjur, Senin (18/1/2016).*

CIANJUR, (PRLM).- Sekretaris MUI Kab. Cianjur, Ahmad Yani mengungkapkan, berdasar data yang ada pada pihaknya, setidaknya terdapat 150 lebih aliran sesat yang masuk ke Indonesia. Untuk itu semua pihak harus senantiasa waspada dan berhati-hati dalam menyikapinya.