Headlines

Tol Cisumdawu Akan Menerobos Terowongan Sepanjang 1 Km

SUMEDANG, (PRLM).-Ruas jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang akan dibuat pemerintah sepanjang 60,1 kilo meter (Km), direncanakan di antaranya akan menerobos terowongan sepanjang lebih kurang 1 Km. Rencana pembuatan terowongan pada bagian ruas jalan tol tersebut, dikemukakan Kepala Satuan Kerja (Satker) Fisik Pembangunan Tol Cisumdawu Subagus DN., dalam rapat koordinasi (rakor) di ruas rapat kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Sumedang, Rabu (20/7).

Rakor itu sendiri digelar Bappeda Sumedang khusus untuk membahas tindak lanjut rencana pelaksanaan projek jalan tol Cisumdawu yang sebagian besar di antaranya melintasi wilayah Kab. Sumedang.

Rakor itu dipimpin Kepala Bappeda Sumedang H. Eka Setiawan, dihadiri Kepala Bidang Penanaman Modal dan Palayanan Perizinan Kab. Sumedang H. Yosep Suhayat, Sekretaris panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kab. Sumedang H. Endi Ruslan, unsur pimpinan Satker Pembangunan Tol Cisumdawu, dan unsur Direksi PT. Jasa Sarana.

Subagus, menyebutkan, berdasarkan hasil revisi detail engineering design (DED) rencana tol Cisumdawu, terowongan sepanjang itu akan dibuat untuk bagian ruas tol di sekitar Kec. Rancakalong, Sumedang.

Dia menyebutkan, semula di sekitar itu terdapat bagian ruas tol yang akan dibangun berupa jembatan sepanjang lebih kurang 1 Km melintasi lembah perbukitan.

Namun, berdasarkan kajian teknis dalam revisi DED-nya bagian jalan berupa jembatan itu diubah rencana menjadi terowongan menembus perbukitan. "Menurut kajian teknis, pembuatan bagian ruas tol Cisumdawu berupa terowongan di sekitar itu lebih aman dan biayanya lebih murah dibanding jika dibuat berupa jembatan," ujar Kepala Bappeda Sumedang Eka Setiawan, menuturkan penjelasan dari Subagus dalam rakor tersebut.

Subagus menambahkan, terowongan bagian ruas tol sepanjang itu akan dibuat menyatu menerobos perbukitan dengan lebar dasar terowongan untuk ruas jalan sekitar 60 meter. Namun, pengalihan rencana bentuk jembatan ke terowongan itu, menurut Subagus tidak mengubah arah alur dan panjang dari keseluruhan rencana ruas Tol Cisumdawu.

Sementara itu, menurut rencananya ruas jalanTol Cisumdawu yang akan dibuat dari sekitar pintu Tol Cileunyi Bandung sampai dengan Kertajati Kab. Majalengka itu, akan diwujudkan bertahap mulai tahun ini. Untuk tahap awal, projek fisik pembangunan tol tersebut akan dimulai pada bagian seksi II dari wilayah Kec. Pamulihan Sumedang sampai dengan wilayah Kec. Sumedang Utara kawasan Sumedang Kota, sepanjang lebih kurang 17,5 Km.

Pembanguna bagian tol seksi II itu sendiri didahulukan ketimbang seksi I, dengan beberapa alasan. Antara lain untuk menyelamatkan ruas jalan Cadaspangeran dari beban lalu lintas angkutan, serta karena sisa lahan yang mesti dibebaskannya lebih sedikit lagi dibanding di seksi I.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satker Tol Cisumdawu Sutriyanto, dalam rakor itu menyebutkan, lahan Tol Cisumdawu seksi I yang sudah di bebaskan hingga saat ini baru mencapai 27 persen. Sementara di seksi II sudah mencapai 40,8 persen, dan saat ini sedang dilanjutkan pihaknya bersama P2T Kab. Sumedang dengan target bisa dituntaskan pada tahun ini.

Sementara itu, Subagus menambahkan, pihaknya merencanakan pembebasan suluruh lahan dan pembangunan bertahap Tol Cisumdawu itu bisa dituntaskan pada tahun 2014.(A-91/kur)***

Customize This