Gunung Berapi Raksasa Ditemukan di Bawah Laut

Gunung berapi di bawah laut Antartika dekat Kepulauan Sandwich Selatan, daerah terpencil di Samudera Atlantik, yang terlacak oleh scan sonar kapal ekspedisi.*
zmescience/prlm
Gunung berapi di bawah laut Antartika dekat Kepulauan Sandwich Selatan, daerah terpencil di Samudera Atlantik, yang terlacak oleh scan sonar kapal ekspedisi.*

AUSTIN, (PRLM).- Dalam survei yang pertama kalinya dilakukan, serangkaian gunung berapi besar yang naik hingga 1,86 mil ditemukan tersembunyi di bawah perairan Antartika dekat Kepulauan Sandwich Selatan, daerah terpencil di Samudera Atlantik.

Kapten Cook pernah menemukan kepulauan kasar pada 1775 dan menulis tentang sejumlah pulau gunung berapi aktif dan meletus di atas permukaan laut. "Namun dasar laut itu benar-benar belum diketahui. Tidak pernah disurvei sama sekali," kata Phil Leats dari British Antartic Survey yang memimpin upaya-upaya terbaru ini. "Kami petakan secara detail daerah dasar laut di sekitar pulau-pulau ini," katanya, seperti dikutip laman News Discovery, baru-baru ini.

Dari hasil scan sonar kapal ekspedisi, terungkap dua belas gunung berapi di bawah laut, ada yang naik hampir dua kilometer dari dasar laut. Beberapa jelas telah aktif belum lama ini. Sementara yang lainnya telah runtuh, membentuk kawah besar sekitar tiga mil. "Ini adalah pegunungan besar di dasar laut," kata Leats. (Aya/das)***

Baca Juga

Pegiat Filantropi di Indonesia Meningkat

JAKARTA, (PR).- Perhimpunan Filantropi Asia (Asia Philanthropy Circle) atau biasa disebut APC mengumumkan berdirinya cabang di Indonesia sebagai cabang pertama dari organisasi yang berpusat di Singapura.

Hermanto Dwiatmoko Terpilih Jadi Ketua Maska

JAKARTA, (PR).- Hermanto Dwiatmoko terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (Maska) periode 2016-2021, menggantikan Soemino Eko Saputro pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).