Koran "News of The World" Ditutup

LONDON, (PRLM).- Koran minggu ternama Inggris "News of The World" akhirnya akan ditutup raja media Rupert Murdoch pada Minggu (10/7)mendatang. Hal ini disampaikan salah seorang putra jutawan media itu, James Murdoch, seperti dikutip Reuters, Jumat (8/7). Menurut James yang juga salah satu CEO di perusahaan ayahnya "News Corp" itu, edisi terakhir koran "News of The World" masih dapat dinikmati pada Minggu (10/7).

Publikasi koran yang sudah melayani warga Inggris sejak 1843 itu dihentikan karena sejumlah wartawannya pada 2003-2004 terbukti melakukan penyadapan telefon sejumlah nara sumber, mulai dari kalangan selebritis sampai warga biasa. Selain itu, mereka juga terbukti membayar polisi Inggris untuk mendapatkan informasi eksklusif. Kasus ini sejak setahun terakhir ini telah menghebohkan publik Inggris.

Masyarakat Inggris sebenarnya meminta semua yang terlibat dalam kasus itu, termasuk pemimpin redaksi, redaktur, dan wartawan yang melakukan praktik yang melanggar kode etik jurnalistik itu, untuk dipecat. Akan tetapi, sang pemilik media tersebut Rupert Murdoch justru memilih, koran berusia 168 tahun itu ditutup pada Minggu ini.

Dilaporkan, semua wartawan yang terbukti menyadap telefon nara sumber demi mendapatkan berita eksklusif akan diproses secara hukum. Hal yang sama juga berlaku bagi wartawan yang telah membayar polisi agar mendapatkan informasi. Di samping itu, polisi yang menerima uang dari wartawan "News of the World" juga akan ditindak secara hukum. (A-133)/A-147***

Baca Juga