Perancis Bantu Revitalisasi KRL Padalarang-Cicalengka

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah Indonesia dan Perancis sepakat meningkatkan kerjasama bilateral menuju kemitraan strategis. Dengan bingkai kemitraan strategis itu, kedua negara menjalin kerjasama di berbagai bidang di antaranya bidang energi, sumber daya alam, pariwisata, pendidikan tinggi dan transportasi. Salah satu projek yang akan didanai Perancis yaitu revitalisasi jalur transportasi kereta api jurusan Padalarang-Cicalengka. Hal itu disepakati dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Perancis Francois Fillion menemui Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/7).

Menurut Presiden SBY, kunjungan Fillion itu adalah tindak lanjut pembicaraan antara dirinya dengan Presiden Perancis Nicholas Sarkozy pada Desember 2009 lalu. Kunjungan Fillion tersebut adalah kunjungan pertama PM Perancis ke Indonesia. “Desember 2009 lalu saya berkunjung ke Perancis kemudian kerjasama semakin meningkat signifikan. Bahkan dari bilateral menjadi mitra strategis. Indonesia mengusulkan prioritas kerjasama pada perdagangan, investasi, pendidikan, industri pertahanan, kebudayaan dan pariwisata, dan perubahan iklim,” ujar presiden.

Terkait rencana kerjasama revitalisasi KA Padalarang-Cicalengka, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan bahwa dana yang dibutuhkan senilai total 175 juta USD. Namun, pembagian kontribusi masing-masing pihak antara Perancis, APBN, dan Pemda akan dibicarakan lebih detail dalam waktu dekat. “Berapa nanti yang pasnya Perancis mau bagi, akan dibicarakan lebih detail lagi,” ujarnya.

Projek revitalisasi KA Padalarang-Cicalengka itu di antaranya mencakup pembangunan jalur ganda (double track) kereta sepanjang 22 kilometer mengingat baru 19 kilometer dari 41 kilometer yang telah dibangun secara double track. Selain itu, elektrifikasi, pembaruan sistem sinyal, telekomunikasi, dan pengadaan KRL baru sebanyak 40 unit. “Realisasi secepatnya karena projek ini sudah lama disiapkan. Nanti kita lihat seberapa cepat proses pembicaraannya. Akan dihitung kontribusi APBN dan Pemda juga, bahkan mungkin juga dikerjasamakan dengan swasta,” tuturnya. (A-156/das)***

Baca Juga

Indonesia Tuan Rumah Armoured Vehicle Asia Conference 2015

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan para produsen alat pertahanan dunia jenis kendaraan tempur lapis baja (armoured vehicle) pada Selasa (28/4/2015), di Hotel Crowne Plaza, Jakarta.

Pemerintah Akan Bentuk Tim Selesaikan 7 Kasus Pelanggaran HAM

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) baru-baru ini melakukan rapat terbatas membahas pembentukan tim gabungan antara Komnas HAM dan Kejaksaan Agung terkait penyelesaian tujuh kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Transportasi Barang dan Jasa

Tol Ngawi-Kertosono, Proyek Kedua yang Diawali Jokowi dalam Sehari

NASIONAL

SABAHBALAU, (PRLM).- Seusai melakukan peletakan baru pertama (groundbreaking) pembangunan Jalan tol Trans Sumatera di Lampung Selatan dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Kamis (30/4) pagi dan siang, Presiden Joko Widodo akan langsung menuju ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, karena

Pengamat: Penyidikan Bisa Berhenti Jika Ada Keadaan Memaksa

NASIONAL

BANDUNG, (PRLM).- Perintah Presiden Jokowi untuk segera melepaskan Novel Baswedan tidak serta merta diikuti oleh pimpinan Polri. Mereka beralasan penyidikan dan rekonstruksi Novel Baswedan yang tengah berlangsung.