Mayat Penuh Belatung Ditemukan di Hutan Pinus

BANYUMAS, (PRLM).- Mayat penuh belatung ditemukan di hutan pinus wilayah Perhutani Banyumas Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (29/6). Jenazah pria diduga korban pembunuhan itu sulit dikenali, sebab tubuhnya sudah rusak dan tidak ada identitas yang melekat pada badannya.

Jenazah ditemukan oleh Petugas obyak wisata Palawi (Perhutani Alam Wisata) Baturaden Slamet (36) di sekitar jalan tembus antara Banyumas- Desa Serang Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Awalnya dia mencurigai adanya bau menyengat saat berangkat dan pulang kerja, melintasi jalan tembus hutan tersebut. Penasaran dengan bau busuk seperti bangkai tersebut. Slamet berusaha mencari tahu sumber bau busuk.

"Sudah satu minggu ini setiap melintas di jalan temus saat berangkat dan pulang kerja ada bau busuk sangat menyengat. Penasaran tadi pagi saya cari sumber bau," katanya, Rabu (29/6).

Alangkah terkejutnya ternyata bau busuk tersebut berasal dari mayat yang sudah dipenuhi belatung. Karena takut Slamet langsung beranjak dari lokasi untuk melaporkan temuan tersebut ke Polsek Baturaden.

Polisi segara melakukan indentifikasi diperkirakan mayat pria di petak 36 Desa Karangsalam ini sudah meninggal seminggu lalu. Saat identifikasi tidak ditemukan identitas yang melekat pada korban. Hanya pakaian yang masih lengkap menutup tubuhnya.

Kasi Humas Polsek Baturaden, Aiptu Solihin menyebutkan, mayat tersebut berusia sekitar 35 tahun dengan ciri-ciri tinggi badan 165 centimeter serta menggunakan jaket putih dan kaos hitam.

Diduga merupakan korban pembunuhan dan dibuang di semak-semak yang berada di dasar lembah sedalam 6 meter. Kini mayat tersebut sudah dibawa ke RS Margono Soekardjo, Purwokerto untuk diotopsi. (A-99/das)***

Baca Juga

PKH Antarkan 400.000 Keluarga Jadi Mandiri

JAKARTA, (PR).- Pemerintah akan terus melanjutkan Program Keluarga Harapan (PKH) karena menunjukkan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Program yang sudah berjalan sejak 2007, per Desember 2015 sudah melahirkan 400.000 keluarga sangat miskin (KSM) menjadi mandiri.

Tim Unsoed Ekspedisi ke Puncak Huascaran Peru

PURWOKERTO, (PR).- Ekspedisi Soedirman VI dari tim Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) diberangkatkan ke Peru untuk menaklukkan salah satu gunung tertinggi di dunia, Gunung Huascaran.

Kontras Siap Dampingi Haris Azhar

JAKARTA, (PR).- Kontras siap menghadapi proses hukum yang mungkin akan diterima koordinatornya Haris Azhar terkait pernyataannya seputar keterlibatan aparat dalam bisnis narkoba.

Soal Interupsi Masih Akan Dibahas

JAKARTA, (PR).- Menanggapi permintaan politisi PDIP Effendi Simbolon agar dibolehkan interupsi saat Presiden RI Jokowi berpidato pada sidang tahunan MPR RI yang akan digelar pada Selasa 16 Agustus 2016 mendatang, Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) menegaskan hal itu akan dirapatkan terlebih dahul