10 Tahun Mendatang Tradisi NU Bisa Hilang

BANDUNG, (PRLM).- Kaum Nahdlatul Ulama (NU) atau nahdliyin jangan sampai menyalahkan golongan lain apabila masjid atau musala kini dikelola golongan lain. "Ulama dan warga NU mulai meninggalkan masjid dan musalanya sehingga akhirnya diambil dan dikelola golongan lain," kata KH. Tholabuddin dalam ceramah Isra Miraj di Kantor Pengurus cabang (PC) NU Kota Bandung Jln.Sancanag, Rabu (29/6).

Lebih jauh Kiai Tholabudin mengatakan, bisa jadi dalam 10 tahun mendatang tradisi NU seperti tahlilan, marhaban, dan Rajaban akan hilang. "Hal itu disebabkan kaum NU sendiri tak peduli dengan tradisi-tradisinya yang telah diwariskan alim ulama sebelumnya," ucapnya.

Sesuai dengan instruksi Pengurus Besar (PB) NU, menurut Kiai Tholabudin, warga nahdliyin diharapkan menjaga masjid maupun musala yang telah dibangunnya. "Jangan salahkan kelompok lain apabila sampai konflik akibat soal-soal furuiyah seperti qunut, ushalli, atau soal-soal ringan lainnya. Dahulukan akhlak dengan saling menghargai kelompok lain daripada perbedaan masalah sepele," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

PDAM Pinjamkan Rumah Dinas untuk Kampus

BANDUNG, (PR).- PDAM Tirtawening meminjamkan lahannya di Jalan Pasirkaliki untuk digunakan kegiatan kampus International Woman University.