Pemprov Jabar Akan Bangun Bandara di Kab. Sukabumi

SUKABUMI, (PRLM).- Pemprov Jawa Barat (Jabar) merencanakan pembangunan sebuah bandar udara (bandara) di Kab. Sukabumi untuk kegiatan pariwisata di Jawa Barat Selatan. Pembiayaannya akan diusung bersama antara Pemprov Jabar dan pemerintah pusat mulai 2015. Namun Pemprov Jabar mengisyaratkan agar Pemkab Sukabumi melakukan promosi pariwisata besar-besaran dan berhasil menarik investor untuk pengembangan wilayah.

Saat mendampingi Gubernur Ahmad Heryawan dalam kunjungannya ke Kab. Sukabumi, Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat Deny Juanda menjelaskan, bandara tersebut akan dibangun di Citarate, Kec. Surade Kab. Sukabumi. Dan akan dinamai sesuai lokasinya, Bandara Citarate. Pembangunan ini sebagai salah satu wujud pengembangan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) Palabuhanratu.

“Bandara ini utamanya untuk kepentingan pariwisata. Akses daerah selatan ini cukup sulit, padahal jarak tempuh menuju selatan ini sekitar 425 kilometer. Jarak itu tidak mungkin ditempuh dengan jalan darat dari Jakarta atau Bandung. Memakan waktu yang lama. Oleh karena itu kita sediakan bandara agar pariwisata di Jabar Selatan bisa diakses dengan pesawat terbang,” katanya kepada "PRLM".

Bandara ini diharapkan bisa mempermudah wisatawan menjangkau daerah-daerah wisata di kawasan Jabar Selatan, utamanya di Sukabumi selatan seperti Pantai Ujunggenteng, Konservasi Penyu Hijau Pangumbahan, air terjun Cikaso, juga Pantai Palabuhanratu dan lain-lain.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar sudah melakukan studi kelayakan pada 2005. Rencananya, panjang landasan bandara sekitar 1,9 km dan lebar 30-60 meter. Sementara itu Pemkab Sukabumi bertugas mengajukan permohonan izin ke Kementrian Perhubungan. Operasional bandara ini nantinya akan bekerja sama dengan TNI AU.

Biaya yang dibutuhkan untuk membangun bandara ini diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun, belum termasuk pembebasan lahannya. Pembiayannya akan diambil dari APBD Prov Jabar dan APBN mulai 2015. “Syaratnya, selambat-lambatnya pada 2014, Pemkab Sukabumi telah berhasil melakukan promosi besar-besaran bagi pariwisata dan bagi investor untuk pengembangan wilayah dan agromarine,” tutur Deny.

Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Kepemudaan dan Keolahragaan Kab. Sukabumi Harry Mukharam, Pemkab Sukabumi siap mempromosikan wisata di Sukabumi, utamanya di Sukabumi Selatan. Apalagi animo wisatawan lokal terhadap wisata pantai di Sukabumi Selatan terus meningkat. “Saat ini sedang dikaji wisata bahari. Kami punya potensi wisata bahari yang tinggi. Tidak hanya pantai, tapi juga ada konservasi Penyu Hijau, satwa khas Sukabumi. Potensi itu membuat kami yakin mempromosikan ke dunia internasional,” katanya. (A-170/A-147)***

Baca Juga

Hiswanamigas Jawab Kelangkaan Elpiji 3 kg dengan Operasi Pasar

KUNINGAN, (PR).- Kesulitan masyarakat Kabupaten Kuningan memperoleh gas elpiji tabung 3 Kg, kadang-kadang disertai kelangkaan, dijawab Pertamina melalui Hiswanamigas dengan menggelar operasi pasar gas bersubsidi tersebut.

DUA  unit pesawat sedang parkir di Bandar Udara Nusawiru, di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Senin (13/10/2014). Pemprov Jabar telah melakukan pembayaran Rp 26 miliar terhadap tanah kas daerah di Desa Kondangjajar, Kec. Cijulang untuk keperlu

PT BIJB Akan Kelola Bandara Nusawiru?

MAJALENGKA, (PR).- PT BIJB berencana melakukan pengelolaan Bandara Nusawiru yang dianggap cukup potensial untuk dikembangkan, dengan penerbangan pesawat kecil sesuai dengan kapasitas landasan pacu yang ada.

Orangtua Protes Alih Fungsi Sekolah Jadi Pabrik

CIANJUR, (PR).- Ratusan warga Kampung Pasir Kalapa, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, menolak relokasi Sekolah Dasar Peuteuycondong 2, Senin 7 November 2016 yang akan dialihfungsikan jadi pabrik.

Persatuan Istri Insinyur Gelar Bakti Sosial di Garut

GARUT, (PR).- Persatuan Istri Insinyur Indonesia (PIII) mengadakan kegiatan bakti sosial di Kabupaten Garut, Selasa 8 November 2016. Dipimpin langsung Nia Said Didu selaku Ketua Umum PIII, Rombongan yang berjumlah hampir 50 orang ini menuju penampungan pengungsi korban banjir bandang.