Ayi Jenguk Korban Tertimpa Menara

Seluruh Biaya Operasi dan Perawatan Wahyudin Ditanggung Pemkot Bandung

BANDUNG RAYA
Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bulgan Alamin menjenguk Wahyudin (12), di RS Immanuel Bandung, Jumat (03/06).*
HUMAS PEMKOT/PRLM
Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bulgan Alamin menjenguk Wahyudin (12), di RS Immanuel Bandung, Jumat (03/06).*

BANDUNG, (PRLM).- Pemerintah Kota Bandung menanggung seluruh biaya operasi dan perawatan Wahyudin (15), bocah yang tertimpa tiang menara pemancar di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, di Jalan Caringin, Kamis (2/6) lalu. Operasi sudah dilakukan pada hari itu juga di Rumah Sakit Immanuel. Kaki kiri Wahyudin tak harus diamputasi.

“Ini musibah, kami tentu turut prihatin. Pemkot akan menanggung seluruh biaya perawatan sampai korban sembuh. Dispensasi saat ujian akhir sekolah pekan depan juga akan diusahakan karena dia masih menjalani perawatan,” kata Wakil Walikota Ayi Vivananda seusai mengunjungi Wahyudin di ruang Filipus RS Immanuel, Jumat (3/6).

Diberitakan sebelumnya, Wahyudin, warga Jalan Caringin Dalam No. 36, RT 3 RW 8, Kelurahan Babakan Ciparay, tertimpa menara pemancar setinggi 30 meter saat bermain sepakbola bersama teman-teman sebayanya. Beberapa anak yang lain juga ikut menjadi korban peristiwa ini, namun luka paling parah dialami siswa kelas VIII SMPN 36 Bandung tersebut.

Ade (40), paman Wahyudin, bersyukur mengetahui seluruh biaya operasi dan perawatan keponakannya ditanggung pemerintah. Pasalnya, keluarga korban termasuk dalam golongan kurang mampu secara ekonomi. “Syukurlah Pemkot mau bertanggung jawab. Operasi kemarin berjalan lancar, tapi kami belum tahu kapan Wahyudin bisa dibawa pulang,” tuturnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung Bulgan Alamin mengungkapkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, diketahui bahwa dua hari sebelum roboh, menara pemancar yang dibangun pada 2004 tersebut tertabrak kendaraan pengangkut material bangunan. “Akibat tabrakan itu, menara menjadi miring. Tapi tak ada yang melapor ke kami. Tabrakan ini yang diduga menjadi pemicu ambruknya menara. Pemilik kendaraan penabrak ini yang sekarang kami cari,” ujarnya.

Menurut Bulgan, menara serupa terdapat di seluruh kecamatan di Kota Bandung dan berfungsi mendukung layanan internet. Bentuk dan ketinggian menara bervariasi. Setelah kejadian, menara di Babakan Ciparay tersebut akan segera diperbaiki dan dipindahkan di tempat yang lebih aman. (A-165/das)***

Baca Juga

100 Perusahaan Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS

BANDUNG RAYA
MASIH banyak perusahaan di Kota Cimahi yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS.*

CIMAHI, (PRLM).- Kewajiban perusahaan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan berlaku mulai 1 Juli 2015. Namun, masih banyak pekerja yang belum didaftarkan perusahaannya.

Pernikahan Muda Picu Tingginya Angka Fertilitas

BANDUNG RAYA
SEJUMLAH ibu muda menggendong anaknya seusai imunisasi di Kampung Kalapa Tilu, Desa Rancatungku, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jumat (3/7/2015). Menurut BKKBN Jabar tingginya angka fertilitas karena tingginya jumlah perempuan yang melahirkan p

DPR Seleksi Pengurus Baznas secara Ketat

BANDUNG RAYA

BANDUNG,(PRLM).- Kemenag telah melakukan seleksi yang ketat terhadap ratusan calon pengurus Baznas dengan melibatkan para psikolog dari UIN untuk mengetes psikologi para calon, hingga terseleksi 16 orang.

Jurnalis Bakti Sosial di Ibun

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bandung menggelar bakti sosial dan buka bersama kaum duafa di Aula Kantor Desa Neglasari Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung.