Polresta Bekasi Kota Intensifkan Operasi Malam

BEKASI, (PRLM).- Pasca penembakan yang menewaskan Ajun Inspektur Dua Sugiantoro -anggota unit kendaraan bermotor satuan reserse kriminal Kepolisian Resor Kota Bekasi Kota akan mengintensifkan operasi malam. Kendaraan-kendaraan mencurigakan akan menjadi sasaran operasi yang digelar di sejumlah titik rawan tindak pidana.

Kepala Polresta Bekasi Kota Komisaris Besar Imam Sugianto, Jumat (3/6) mengatakan, operasi tersebut akan dilakukan terus sampai keluar instruksi pencabutan dari Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Terhadap kendaraan mencurigakan akan langsung diperiksa, baik pengemudi maupun barang bawaannya. "Kami turunkan seluruh personel yang ada untuk melaksanakan operasi ini," katanya.

Sementara untuk mengetahui pasti kronologi saat penembakan berlangsung, Polresta Bekasi Kota akan menggelar reka ulang di lokasi kejadian, di depan Toko Ongko Mulyo Jalan Raya Mess Angkatan Laut Kelurahan Jatiranggong, Kecamatan Jatisampurna. Lima anggota unit ranmor yang Rabu (1/6) dini hari turut berpatroli bersama almarhum akan dihadirkan.

"Nanti kita bisa berikan analisa penembakan itu dilakukan dari dalam atau luar mobil dengan mengunakan tangan kanan atau kiri. Hasil reka ulang ini yang akan membantu pengungkapan kasus ini," katanya.

Berdasarkan keterangan dari saksi Brigadir M. Nuh yang saat kejadian berboncengan motor dengan korban, diketahui bahwa almarhum sempat menembaki pelaku sebanyak tiga kali sebelum kemudian tertembak. Itu diketahui dari peluru di pistol korban yang berkurang tiga butir. M. Nuh sendiri saat itu juga sempat mengeluarkan empat tembakan ke arah mobil pelaku.

Meskipun belum mengetahui jenis senjata api yang digunakan penembak, Polresta Bekasi Kota akan mengaktifkan pengawasan pada lokasi-lokasi yang diduga dijadikan tempat perakitan senjata. "Di Bekasi memang belum ada karena selama ini kebanyakan senjata rakitan berasal dari Cipacing, Kabupaten Bandung. Walaupun demikian, pengawasan demi kewaspadaan tetap perlu," katanya. (A-184/kur)***

Baca Juga

Jalan Rusak di Karawang, 16 Nyawa Melayang

KARAWANG, (PR).- Jalan rusak di wilayah Kabupaten Karawang telah menelan korban jiwa 16 orang dalam tiga bulan terakhir ini.  Angka tersebut dikhawatirkan bakal terus bertambah jika Pemkab

Korps Mahasiswa Berhasil Menembak Mati Gembong Narkoba?

SUKABUMI, (PR).- Tiga orang pelaku pengedar narkoba antar kampus, Sabtu 1 April 2017 berhasil dilumpuhkan dalam serangkaian penyergapan. Personel bersenjata tidak hanya melumpuhkan para pelaku dengan melepaskan peluru dalam kontak senjata.