Unpad Stop 15 Mahasiswa Program Beasiswa Bidik Misi

REKTOR Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia menjelaskan mengenai Beasiswa Program Bidik Misi-SNMPTN 2011 Jalur Undangan, dalam acara jumpa pers, di Executive Lounge Kampus Unpad, Jln. Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (24/5).*
ADE BAYU INDRA/PRLM
REKTOR Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia menjelaskan mengenai Beasiswa Program Bidik Misi-SNMPTN 2011 Jalur Undangan, dalam acara jumpa pers, di Executive Lounge Kampus Unpad, Jln. Dipatiukur, Kota Bandung, Selasa (24/5).*

BANDUNG, (PRLM).- Berdasarkan hasil reverifikasi tim program beasiswa Bidik Misi Universitas Padjadjaran, sebanyak 15 mahasiswa angkatan 2010 yang mendapat Bidik Misi distop. Hal ini dikarenakan, mereka dinyatakan mampu untuk membiayai kuliah tanpa harus memperoleh Bidik Misi lagi.

Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, jatah untuk 15 mahasiswa ini akan dialihkan untuk mahasiswa satu angkatannya yang dinyatakan tidak mampu.

Menurut Ganjar, pada tahun lalu kunjungan tim verifikasi untuk para mahasiswa Bidik Misi dilakukan dengan sistem acak, sehingga tidak semua terpantau. Selain itu, pada tahun akademik lalu, untuk pertama kalinya Unpad membuka program Bidik Misi.

“Setelah melewati dua semester, dan pihak kampus memantau, ternyata ke-15 mahasiswa tersebut dinyatakan mampu. Ada beberapa di antara mereka yang memiliki alat telekomunikasi canggih dan membawa kendaraan ke kampus,” kata Ganjar pada paparan hasil verifikasi program Bidik Misi 2011, di Executive Lounge Unpad, Jln. Dipati Ukur, Kota Bandung, Selasa (24/5).

Ganjar menjelaskan, pada penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 jalur undangan dan Bidik Misi Unpad melakukan verifikasi menyeluruh. Hal ini untuk mengantisipasi masalah seperti yang terjadi pada mahasiswa angkatan 2010.

Dari sekitar 490 mahasiswa yang diterima melalui Bidik Misi, sebanyak 474 mahasiswa dinyatakan lolos verifikasi dan akan menerima Bidik Misi. Salah satu syarat yang dilihat saat verifikasi bidik misi adalah penghasilan orang tua, rekening listrik, struk PBB, dan surat keterangan tidak mampu dari keluharan. (A-187/kur)***

Baca Juga

Indonesia Pertahankan Medali Emas di Olimpiade Biologi Internasional

JAKARTA,(PR).- Indonesia berhasil masuk dalam daftar 10 besar negara di ajang International Biology Olympiad (IBO) ke-27. Ini setelah tim Indonesia berhasil mempertahankan tradisi emas pada ajang yang berlangsung di Hanoi, Vietnam pada 19 Juli 2016 tersebut.

Anak-anak Panti Yatim Terima Dana Pendidikan

SOREANG, (PR).- Relawan internal GarudaFood Sehati menyerahkan donasi untuk biaya pendidikan kepada sejumlah anak binaan Panti Yatim Griya Dhuafa di Rancaekek, Kab. Bandung Kamis 28 Julai 2015.

Mau Beasiswa? Setiap Tahun UE Salurkan untuk 1.600 Mahasiswa

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 160 mahasiswa Indonesia memperoleh beasiswa Erasmus Plus dari Uni Eropa untuk menempuh pendidikan mulai dari program S-1, S-2, S-3 dan pasca doktoral di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Eropa dan di sejumlah negara di luar Uni Eropa, seperti Malaysia, Turki, dan Mec

4 Mahasiswa Baru Unpas Ditipu Puluhan Juta Rupiah

BANDUNG,(PR).- Sebanyak empat orang mahasiswa baru yang dinyatakan diterima di Universitas Pasundan terjebak penipuan atas nama Wakil Rektor Bidang Akademik Unpas Jaja Suteja.