SMA 3 Bandung Gelar Seleksi Khusus Penerimaan Siswa Baru

SEJUMLAH siswa mengerjakan soal bahasa Inggris saat mengikuti seleksi terbuka Masuk SMAN 3 Bandung, di GOR C-Tra Arena, Jln. Cikutra, Kota Bandung, Senin (23/5). Ujian yang diikuti sebanyak 1.277 siswa itu mengujikan dua mata pelajaran di hari pertama yai
ADE BAYU INDRA/PRLM
SEJUMLAH siswa mengerjakan soal bahasa Inggris saat mengikuti seleksi terbuka Masuk SMAN 3 Bandung, di GOR C-Tra Arena, Jln. Cikutra, Kota Bandung, Senin (23/5). Ujian yang diikuti sebanyak 1.277 siswa itu mengujikan dua mata pelajaran di hari pertama yaitu IPA dan Bahasa Inggris, dan tiga mata pelajaran pada hari kedua yang akan dilaksanakan Selasa (24/5) yaitu Matematika, TIK, IPS. Semua peserta akan memperebutkan sebanyak 256 kursi.*

BANDUNG, (PRLM).-Sebagai salah satu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), SMAN 3 Bandung menggelar seleksi khusus penerimaan siswa baru tahun akademik 2011/2012. Sebanyak 1.277 siswa SMP se-Indonesia mengikuti seleksi yang diselenggarakan di GOR C-Tra Arena, Jln. Cikutra, Kota Bandung.

Penjamin Mutu SMAN 3 Bandung Firmansyah Noor menjelaskan, tes berlangsung selama dua hari yaitu, Senin (23/5) dan Selasa (24/5). Pada Senin (23/5), peserta mengikuti tes bahasa Inggris dan IPA, sedangkan Selasa (24/5) tes matematika, TIK, dan IPS.

"Para peserta merupakan hasil penjaringan pendaftaran online yang telah berlangsung selama satu bulan. Kelulusan akan diumumkan setelah pengumuman hasil Ujian Nasional 2011 SMP," kata Firmansyah. (A-187/kur)***

Baca Juga

Netty Heryawan: Pelajar tak Boleh Takut Hadapi UNBK

BUNDA Literasi Jawa Barat, Netty Heryawan menegaskan pelajar SMA/SMK tidak boleh takut menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bulan April mendatang.

6.000 Guru Ikut Membuat Soal USBN 2017

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan 6.000 guru dalam pembuatan soal Ujian Sekolah Berstandar Basional (USBN) 2017.

PSDKU Diharapkan Percepat Peningkatan APK Jabar

PANGANDARAN, (PR).- Kehadiran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) diharapkan dapat mempercepat peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK). Jawa Barat diketahui hanya memiliki enam kampus Perguruan Tinggi Negeri, sementara penduduk mencapai lebih dari 46 juta jiwa.