Kartu Bukti Pendaftaran SNMPTN Jangan Hilang

PENDIDIKAN
DS/PRLM

BANDUNG, (PRLM).- Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 menegaskan kepada calon peserta agar kartu tanda bukti pendaftaran atau kartu peserta SNMPTN 2011 jangan hilang.

Humas Panitia Lokal Bandung SNMPTN 2011 Weny Widyowati mengatakan, peserta yang sudah selesai melakukan pendaftaran online akan mendapatkan kartu tanda bukti pendaftaran. “Kami ingatkan kartu tersebut jangan sampai hilang. Kartu tanda bukti pendaftaran SNMPTN 2011 merupakan salah satu persyaratan yang wajib dibawa peserta ketika pelaksanaan ujian tulis/keterampilan berlangsung,” kata Weny, Minggu (22/5).

Menurut Weny, tidak ada ketentuan jenis dan ukuran kertas yang digunakan untuk mencetak kartu tanda bukti pendaftaran. Yang terpenting foto dan tulisan dapat terlihat dengan jelas. (A-187/A-147)***

Baca Juga

Iwa Karniwa Jalani Sidang Promosi Doktor

PENDIDIKAN
SEKDA Jabar Iwa Karniwa menjawab pertanyaan penguji, pada Sidang Promosi Doktor Bidang Ilmu Manajemen Unpad, di Graha Sanusi Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Kamis (14/1/2016). Disertasi yang disampaikan berjudul Strategi Bersaing dan Kreasi Nilai y

SMPN 45 Bandung Juara Umum Lomba Baris-berbaris

PENDIDIKAN
SMPN 45 Bandung Juara Umum Lomba Baris-berbaris

SOREANG,(PRLM).-SMPN 45 Bandung regu A menjadi juara umum lomba baris-berbaris di SMK Angkasa 1 Lanud Sulaiman, Margahayu, setelah menyisihkan 29 SMP/MTs lainnya. Lomba yang diadakan pada Minggu (17/1) memperebutkan piala bergilir Komandan Lanud Sulaiman, Olot Dwi Cahyono.

Pembangunan Sekolah Baru Sering Terkendala Lahan

PENDIDIKAN

NGAMPRAH, (PRLM).-Pembangunan unit sekolah baru dengan sumber dana dari APBN sering terkendala ketersediaan lahan. Soalnya, dana pembangunan USB dari pemerintah pusat tersebut tidak mencakup pengadaan lahan.

Kemendikbud Terapkan Aturan Penanggulangan Tindak Kekerasan

PENDIDIKAN
MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berfoto selfie dengan murid-murid SMA Negeri 8 Cireundeu, Tangerang Selatan, Senin (25/1/2016). Kemendikbud menerapkan aturan terkair penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.*

TANGERANG,(PRLM).- Sekolah maupun tenaga pendidik, baik guru hingga kepala sekolah terancam dikenai sanksi bila terbukti melakukan pembiaran terhadap tindak kekerasan yang terjadi di sekolah.