Pabrik Kondom Banjaran Dapat Penghargaan ASEAN

EKONOMI

SOREANG,(PRLM).-PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB), produsen kondom di Indonesia, mendapatkan penghargaan "ASEAN Business Development Award". Penghargaan itu sebagai untuk kualitas produk terbaik selama tahun 2010.

"Penghargaan diberikan pada 10 Mei lalu karena PT MRB membuat produk berkualitas yang diakui dunia. Kita mengandalkan bahan baku pembuat kondom seperti lateks karet dari dalam negeri," kata Direktur PT MRB, Oki Jamhur Warnaen, di ruang kerjanya, Jumat (20/5).

Lateks karet yang diambil dari PT Perkebunan 8 dan 9 yang harus diproses menjadi kondom selama tiga hari. "Dari proses pengambilan lateks di perkebunan sampai pabrik kondom maksimal tiga hari karena kalau melebihi waktu tiga hari akan membuat produk kondomnya rusak," katanya.

Jumlah produksi PT MRB, kata Oki, sebanyak 900.000 gross setahun atau setara 18,7 juta buah kondom. "Serapan pasar dalam negeri hanya 35 persen, sedangkan sisanya dieksport ke Iran, negara-negara Afrika, dan sedang coba ke negara-negara Eropa," katanya.(A-71/kur)***

Baca Juga

Laba BNI Syariah Tumbuh 50,33 Persen

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Di tengah kondisi makro ekonomi Indonesia yang mengalami perlambatan, memasuki periode triwulan kedua tahun 2015 BNI Syariah menunjukkan kinerja positif.

Revitalisasi OJK "Whistle Blowing System"

EKONOMI
ANGGOTA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merangkap Ketua Dewan Audit Ilya Avianti (kanan), didampingi Kepala OJK Regional II Jabar Anggar Budi Nuraini memaparkan pandangannya, di Kantor Bank Indonesia Provinsi Jabar, Jalan Braga, Kota Bandun

Pendapatan Premi Asuransi Komersil Turun 20 Persen

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Pendapatan premi asuransi komersil menurun 15-20 persen akibat lesunya perekonomian nasional sejak awal 2015.

Masyarakat Indonesia Kian Konsumtif

EKONOMI
Masyarakat Indonesia Kian Konsumtif

BANDUNG, (PRLM).-Masyarakat Indonesia cenderung semakin konsumtif. Hal itu tercermin dari menurunnya Marginal Propensity to Save (MPS) dan meningkatnya Marginal Propensity to Consumption (MPC) selama tiga tahun terakhir.