Pabrik Kondom Banjaran Dapat Penghargaan ASEAN

SOREANG,(PRLM).-PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB), produsen kondom di Indonesia, mendapatkan penghargaan "ASEAN Business Development Award". Penghargaan itu sebagai untuk kualitas produk terbaik selama tahun 2010.

"Penghargaan diberikan pada 10 Mei lalu karena PT MRB membuat produk berkualitas yang diakui dunia. Kita mengandalkan bahan baku pembuat kondom seperti lateks karet dari dalam negeri," kata Direktur PT MRB, Oki Jamhur Warnaen, di ruang kerjanya, Jumat (20/5).

Lateks karet yang diambil dari PT Perkebunan 8 dan 9 yang harus diproses menjadi kondom selama tiga hari. "Dari proses pengambilan lateks di perkebunan sampai pabrik kondom maksimal tiga hari karena kalau melebihi waktu tiga hari akan membuat produk kondomnya rusak," katanya.

Jumlah produksi PT MRB, kata Oki, sebanyak 900.000 gross setahun atau setara 18,7 juta buah kondom. "Serapan pasar dalam negeri hanya 35 persen, sedangkan sisanya dieksport ke Iran, negara-negara Afrika, dan sedang coba ke negara-negara Eropa," katanya.(A-71/kur)***

Baca Juga

KERJA sama  pengembangan kepariwisataan nasional ditandai dengan  penandatanganan nota kesepahaman (MoU),  oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara dan Direktur Utama PT Pelni, Elfien Goentoro, di Kapal Motor (KM) Kelud di Pelabuhan Tanjung Pr

Elfien Goentoro Jadi Dirut PT DI yang Baru

BANDUNG, (PR).- Sejak Kamis 31 Agustus 2017, Budi Santoso tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) setelah 10 tahun pengabdiannya.

BPKN dan YLKI Tolak Tarif Top Up

JAKARTA, (PR).- Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, menolak kebijakan Bank Indonesia yang memberlakukan tarif untuk isi ulang (top up) uang elektronik).