Merindukan Ibunya, Bocah 10 Tahun Berkelana dari Bolivia ke Chile

SANTIAGO, (PRLM) - Seorang bocah laki Bolivia berusia 10 tahun bersembunyi di truk dalam upaya menemui ibunya di penjara. Dia malah menempuh perjalanan sampai Chile, setelah truk yang ditumpanginya menjelajahi perjalanan sejauh 500 kilometer melewati pegunungan Andes, kata pejabat setempat.

Anak lelaki tersebut, yang diidentifikasi sebagai Franklin Villca, akhir pekan lalu sampai di kota Iquigue, Chile, sekitar 1.800 kilometer di sebelah utara Santiago, setelah menempuh perjalanan tiga hari tanpa makan dan minum di bak truk yang membawa bahan mineral.

"Saya cuma mau menemui ibu saya," kata anak lelaki itu kepada stasiun televisi Chile, TVN, sebagaimana dikutip AFP, Jumat (13/5).

Bocah lelaki tersebut naik ke truk di kota Oruro, Bolivia, karena ia mengira kendaraan itu akan membawa dia ke Cochabamba, tempat ibunya menjalani hukuman.

Ia ternyata naik truk dengan arah yang berbeda, yang melewati jalan melintasi gunung setinggi 3.000 meter dari permukaan laut.

Franklin turun dari truk dan berkeliaran di jalanan Alto Hospicio di dekat Iquique, tempat seorang perempuan yang bernama Margarita Flores membawa dia pulang.

"Saya seorang ibu, dan barangkali ibunya menderita," kata perempuan tersebut kepada media setempat.

Anak lelaki itu diserahkan kepada polisi tapi satu pengadilan di Iquique memutuskan untuk mengizinkan dia tinggal bersama keluarga perempuan tersebut sampai ia bisa diserahkan kepada pemerintah Bolivia. (afp/A-88)***

Baca Juga

Chelsea Clinton Beri Dukungan untuk Ibunda

PHILADELPHIA, (PR).- Putri tunggal Hillary Clinton, Chelsea Clinton tampil di Konvensi Nasional Partai Demokrat pada Kamis, 28 Juli 2016 malam waktu setempat.

Yuriko Koike, Bahasa Arab, dan Olimpiade 2020

TOKYO, (PR).- Banyak yang tidak tahu kalau pemimpin baru di Tokyo sangat fasih berbahasa Arab. Gubernur perempuan pertama Tokyo, Yuriko Koike (64) mahir berbahasa Arab karena pendidikan sarjananya diperoleh dari Universitas Kairo tahun 1976.

Kasus 1MDB, Jutaan Warga Malaysia Siap Kembali Turun ke Jalan

KUALA LUMPUR, (PR).- Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berkukuh tidak melakukan korupsi dana 1MDB sebagaimana yang dituduhkan kelompok oposisi setelah laporan investigasi Wall Street Journal dan hasil penyelidikan FBI mengungkap aliran dana korupsi di perusahaan investasi milik negara tersebut