Pemkot Bekasi tidak Dapat Memberikan Bantuan Hukum terhadap Kadis Bimarta

JAWA BARAT

BEKASI, (PRLM).- Pemerintah Kota Bekasi kesulitan mengupayakan bantuan hukum untuk AS, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Bimarta) Kota Bekasi, yang tengah tersandung kasus hukum. Pasalnya, kasus yang menjeratnya termasuk pidana korupsi yang tidak memungkinkan dilakukannya pendampingan hukum dari pemerintah. AS diduga menerima gratifikasi pengadaan projek senilai Rp 150 juta.

"Kita tidak dapat memberikan bantuan hukum jika kasusnya tergolong korupsi. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri yang melarang memberi bantuan hukum terhadap pegawai yang terlibat korupsi," kata Kepala Bagian Hukum Pemkot Bekasi, Muhamad Jufri Moekhtar, di Bekasi, Senin (9/5).

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan kajian terhadap kasus yang dialami AS. Keputusan memberikan bantuan hukum baru akan ditetapkan setelah peradilan yang dijalani AS memiliki keputusan hukum tetap.

Sebelumnya Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan pernyataan senada. Menurut Rahmat, pendampingan hukum terhadap AS tidak dapat diberikan begitu saja. Melainkan harus menilik terlebih dahulu seperti apa kasus yang sedang dihadapi.

"Harus dilihat dulu tuntutan jaksa penuntut umum dan pembelaan AS seperti apa. Nanti saya akan minta kabag hukum untuk berdiskusi dengan yang bersangkutan seputar kasus yang tengah dihadapi. Akan tetapi jika kasusnya korupsi, pendampingan hukum tidak bisa diberikan," katanya.

Meskipun kepala dinas tengah terjerat kasus hukum, Rahmat meminta pelayanan Dinas Bimarta kepada masyarakat tetap dilakukan sebagaimana mestinya. Sebab menurutnya, roda pemerintahan dan pelayanan tak boleh serta-merta berhenti hanya dikarenakan adanya kasus tersebut. (A-184/kur)***

Baca Juga

Mentan Panen Bawang Merah di Ciledug, Cirebon

JAWA BARAT
SUASANA  panen panen bawang merah di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/6/2015).*

CIREBON, (PRLM).- Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan, produksi bawang merah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi Lebaran. Oleh karena itu, tidak diperlukan impor.

Sidak di Tasikmalaya, Tidak Ditemukan Makanan dan Minuman Kadaluarsa

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Tim Gabungan dari Dinas Industri dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah toko yang menjual parsel.

Angka Kecelakaan di Tasikmalaya Meningkat

JAWA BARAT

TASIKMALAYA,(PRLM). - Klaim asuransi dari awal tahun hingga Juni terhitung Rp 9,8 miliar.

Kecelakaan Kembali Terjadi di Tol Cikapali

JAWA BARAT
Kecelakaan Kembali Terjadi di Tol Cikapali

MAJALENGKA,(PRLM).- Kecalakaan lalulintas di ruas tol Cikampek-Palimanan kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah kendaraan Toyota Rush No Pol D 1181 XC yang dikemudikan Yulianengsih warga Kabupaten Kuningan, Minggu (5/7/2015).