Tarung Pacquiao-Mosley Mengecewakan

OLAH RAGA

LA VEGAS, (PRLM).- Penonton di MGM Plaza Las Vegas mengaku kecewa menyaksikan tarung gelar kelas welter WBO antara Manny Pacquiao melawan Shane Mosley, Sabtu tengah malam (Minggu tengah hari WIB).

Meski Pacquiao akhirnya dinyatakan menang dan tetap berhak mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBO yang disandangnya, sepanjang pertarungan petinju Filipina itu tak memenuhi harapan penonton.

Pada ronde ketiga, Pacquiao membuat MGM Plaza bergemuruh ketika pukulannya menjatuhkan Mosley. Pukulan tangan kirinya mendarat di pipi Mosley yang langsung terjatuh ke kanvas. Namun setelah Mosley bangkit, Pacquiao gagal menghentikan perlawanan petinju AS berusia 35 tahun itu.

Setelah itu sepanjang pertarungan hingga ronde ke-12 kedua petinju hanya berkutat di tengah ring tanpa melepaskan pukulan berbahaya. Akibatnya penonton menyoraki mereka dengan ejekan.

Namun setelah itu, Pada tarung itu hakim Duane Ford dan Dave Moretti memberikan kemenangan tipis pada Pacquiao sementara hakim ketiga Glenn Trowbridge memenangkan Pacquiao 119-108.

Meski dikecam penonton yang tak puas, Pacquiao mengatakan tak peduli dengan tarung yang dimenangkannya atas Mosley. “Fokus saya menghadapi Mayfeather,” katanya.

Tarung Pacquiao lawan Mayfeather menjadi sebuah obsesi kalangan tinju dunia meskipun Mayfeather saat ini sudah berstatus pensiun dari ring tinju.

Sementara itu Mosley (35 tahun) yang pada masa jayanya pernah mengalahkan Oscar “Golden Boy” De La Hoya menyebutkan usia tak bisa dijadikan alasan buruknya penampilannya di ring.

“Sepanjang sejarah penampilan saya, tak pernah lawan yang saya hadapi tampil seperti Pacquiao. Ia seorang petarung ronde demi ronde dan sangat sulit dihadapi.”

Pada tarung itu hakim Duane Ford dan Dave Moretti memberikan kemenangan tipis pada Pacquiao sementara hakim ketiga Glenn Trowbridge memenangkan Pacquiao 119-108.

Meski dikecam penonton yang tak puas, Pacquiao mengatakan tak peduli dengan tarung yang dimenangkannya atas Mosley. “Fokus saya menghadapi Mayfeather,” katanya.

Tarung Pacquiao lawan Mayfeather menjadi sebuah obsesi kalangan tinju dunia meskipun Mayfeather saat ini sudah berstatus pensiun dari ring tinju.

Sementara itu Mosley (35 tahun) yang pada masa jayanya pernah mengalahkan Oscar “Golden Boy” De La Hoya menyebutkan usia tak bisa dijadikan alasan buruknya penampilannya di ring.

“Sepanjang sejarah penampilan saya, tak pernah lawan yang saya hadapi tampil seperti Pacquiao. Ia seorang petarung ronde demi ronde dan sangat sulit dihadapi.” (A-26/livefight).***

Baca Juga

Liga Inggris

Jurgen Klopp tidak akan Mendampingi Liverpool Lawan Sunderland

OLAH RAGA

LIVERPOOL, (PRLM).- Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tidak akan mendampingi timnya saat menjamu Sunderland dalam lanjutan Liga Primer, karena gangguan kesehatan, besar kemungkinan radang usus buntu.

Pertandingan ini digelar di kandang Liverpool di Anfield, Sabtu (6/2/2016) ini.

Liga Italia

Kwadwo Asamoah dan Sami Khedira Kembali Merumput Pekan Depan

OLAH RAGA

TURIN, (PRLM).- Tengah berada di puncak performa dengan mencatat 13 kemenangan beruntun di Serie A Italia, Juventus segera menghadapi ujian lanjutan kontra Frosinone, Minggu (7/2/2016).

Liga Inggris

Belum Ada Komunikasi dengan Chelsea, Tegas Terry

OLAH RAGA

LONDON, (PRLM).- Kapten Chelsea, John Terry, menegaskan belum ada komunikasi dengan klub walaupun manajer sementara Guus Hiddink memberi isyarat dia mungkin akan dipertahankan.

Liga Prancis

Paris Saint-Germain Idamkan Lorenzo Insigne

OLAH RAGA

PARIS, (PRLM).- Seperti diketahui, Paris Saint-Germain (PSG0, disinyalir kuat bakal kehilangan salah satu winger andalannya dalam beberapa musim terakhir, Ezequiel Lavezzi.