"Sang Pencerah" Film Terpuji FFB 2011

"SANG PENCERAH" akhirnya berhasil meraih posisi terhormat sebagai Film Terpuji Festival Film Bandung (FFB) 2011. Film besutan Hanung Bramantyo ini berhasil memboyong tujuh penghargaan untuk kategori film terpuji, pemeran utama pria terpuji, sutradara terpuji, penata musik terpuji, penata kamera terpuji, penata artistik terpuji, dan poster film terpuji. "Ini di luar dugaan, tidak terpikirkan," ujar Lukman Sardi saat dimintai komentarnya.
Pengumuman FFB 2011 diselenggarakan Forum Film Bandung (FFB), Jumat (6/5), di Hotel Horison, Jln. Pelajar Pejuang 45, Bandung dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan memainkan angklung. Hadir sejumlah tokoh perfileman nasional, seperti Deddy Mizar, Mathias Muchus, Nia Dzulkarnain, Mieke Widjaya, serta sederet insan film dan artis lainnya yang ikut menyemarakkan acara.
Ketua FFB Eddy D Iskandar dalam sambutan pembukaannya mengatakan, FFB 2011 merupakan festival ke-24 yang diselenggarakan FFB. Tim Pengamat telah melakukan pengamatan selama setahun penuh untuk 78 film nasional, 120 film import, dan 302 sinetron. Untuk kategori film, kata Eddy, memperlihatkan perkembangan yang menggembiarakan dengan semakin banyaknya film Indonesia yang berlatar budaya daerah Indonesia dan digarap secara sungguh-sungguh.
Hal ini, kata dia, sejalan dengan cita-cita FFB, yakni semakin banyaknya film Indonesia yang selayaknya berbicara tentang Indonesia, berlatar Indonesia, berkarakter orang-orang Indonesia, yang secara keseluruhan merupakan potrey sosial masyarakat Indonesia. "Mudah-mudahan ini akan memberi sumbang peran bagi terus bertumbuhnya film Indonesia yang lebih baik lagi ke depan dengan apresiasi masyarakat yang juga semakin baik," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya mengatakan, FFB merupakan sebuah komitmen besar para pengamat film yang tergabung di FFB. Di mana telah 24 tahun terus melakukan pengamatan film.
Berbicara film, kata gubernur, adalah berbicara tentang kebutuhan masyarakat terhadap hiburan. Film sebagai hiburan harus membangun unsur kemanusiaan. Film harus menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Semakin banyak film-film yang menyuarakan kebaikan dan kebenaran serta dikemas menarik, semakin masyarakat tidak dapat menolak lagi film tersebut karena selain baik dan benar juga menarik.
"Kalau content film semakin baik dan jumlahnya banyak, masyarakat tidak ada pilihan kecuali menonton film tersebut. Tetapi jika konteksnya buruk dan disajikan menarik, tetap ditonton pula. Jadi sudah menjadi tanggungjawab moral para insan film untuk terus membuat film-film bermoral dan mempunyai tanggungjawab moral, budaya, serta kemanusiaan," tuturnya.
Hasil keseluruhan FFB 2011, pemenang kategori Film Terpuji "Sang Pencerah", pemain utama wanita terpuji Acha Septriasa ("Love Story") dan Alexandra Gottardo ("Tanah Air Beta"), pemeran utama pria terpuji Lukman Sardi ("Sang Pencerah"), pembantu wanita terpuji Titi Sjuman ("Minggu Pagi di Victorian Park"), pemeran pembantu pria terpuji Rasyid Karim ("3 Hati 2 Dunia 1 Cinta"), sutradara terpuji Hanung Bramantyo ("Sang Pencerah"), penulis skenario terpuji Armantoro ("Tanah Air Beta"), penata musik terpuji Tya Subyakto ("Sang Pencerah"), penata kamera terpuji Faozan Rizal ("Sang Pencerah"), penata editing terpuji Tito Kurnianto ("Alangkah Lucunya Negeri Ini"), dan "Sang Pencerah" (Poster Film Terpuji).
Penghargaan "Life Achievement" diberikan kepada tokoh perfileman nasional, Mieke Widjaja dan Deddy Mizwar. Dalam sambutannya, Deddy Mizwar mengatakan, "Penghargaan ini kembali memotivasi saya untuk lebih bergiat dan membuat karya yang lebih wangi," ujarnya.
Sedangkan untuk kategori sinetron, pemeran utama wanita terpuji diraih Agnes Monica ("Marisa"), pemeran pembantu pria terpuji Wawan Wanisar ("Pesantren dan Rock n Roll"), pembantu wanita terpuji Meyda Sefira ("Ketika Cinta Bertasbih"), pemeran utama pria terbupi Ali Syakieb ("Pesantren Rock n Roll"), penata artistik terpuji Ibnu CH Afief ("Islam KTP"), editor terpuji Eriz Rizky ("Udin Bul"), sinetro terpuji "Ketika Cinta Bertasbih", Sinteron Lepas Terpuji "Perempuan di Rumah Ibu", sinetron remaja terpuji "Arti Sahabat", sutradara terpuji Chaerul Umam, penulis skenario terpuji Habiburrahman El Shirazy ("Ketika Cinta Bertasbih"), penata musik terpuji DJ Nem ("Arti Sahabat"), dan penata kamera terpuji Rudi Kurwet ("Ketika Cinta Bertasbih"). (Eriyanti/"PRLM")***
Bagaimana dengan Film Sang
Bagaimana dengan Film Sang Penindih ups sang pemimpi maksudnya apa juga masuk nominasi????
pertahankan terus FFB selalu
pertahankan terus FFB
selalu tingkatkan kualitas
bravo Bandung bravo Jabar
Post new comment