PT Dirgantara Serahkan Pesawat CN235-220 AT ke Senegal

SEORANG wartawan memotret pesawat CN235-220 AT versi VIP, yang akan diserahkan ke Senegal Air Force, Afrika, di PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Kota Bandung, Kamis (5/5). Pesawat pesanan negara Senegal yang "free flight"nya dilaksabakan hari ini, merupaka
ADE BAYU INDRA/PRLM
SEORANG wartawan memotret pesawat CN235-220 AT versi VIP, yang akan diserahkan ke Senegal Air Force, Afrika, di PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Kota Bandung, Kamis (5/5). Pesawat pesanan negara Senegal yang "free flight"nya dilaksabakan hari ini, merupakan modifikasi dari pesawat CN235-110 eks pesawat Merpati Nusantara Airline (MNA).*

BANDUNG, (PRLM).- PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melakukan pengiriman pesawat transpor CN-235 kepada negara pemesan dari Afrika, Senegal. Pengiriman pesawat tersebut dilakukan Kamis (5/5) siang ini.

Pelepasan pesawat dilakukan oleh Dirut PT Dirgantara IndonesiaN Budi Santoson didampingi perusahaan penyalur asal Eropa. Rencananya oesawat CN-235 versi VIP tersebut akan menempuh perjalanan selama C hari ke Senegal dengan trnsit di beberapa negara.

Menurut Budi Santoso, dengan dikirimkannya CN-235 ke Senegal, sudah ada total ada 3 pesawat yang ada di Afrika, dua dibeli Senegal, satu unit sebelumnya dibeli Burkina Fasso. (A-81/A-147) ***

Baca Juga

Bawang Merah Mulai Ekspor, Impor Jagung Turun 60 Persen

JAKARTA, (PR).- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan bawang merah mulai ekspor dua pekan terakhir. Sementara impor jagung sudah turun 60 persen dan diproyeksikan tahun depan swasembada jagung.

Mudahkan Informasi, BCA Life Hadirkan Video Chat

JAKARTA, (PR).- PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) memperkenalkan layanan terbarunya BCA Life V-Chat, sebuah layanan video chat online untuk komunikasi dan layanan informasi nasabah.

Target Impor Berubah-ubah, Indikasi Data Kebutuhan tak Akurat

JAKARTA, (PR).- Sekretaris Jenderal Jenderal Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia Rochadi Tawaf menilai revisi target impor daging kerbau mengindikasikan data kebutuhan yang dihitung sebelumnya tidak akurat.