Beasiswa Jamsostek Catat Rekor MURI

JAKARTA, (PRLM).- Museum Rekor Indonesia (MURI) akan menganugerahkan rekor kepada PT Jamsostek (Persero) sebagai pemberi beasiswa secara serentak di kantor terbanyak, yakni pada 121 kantor cabang. Beasiswa diberikan kepada 12.250 anak peserta Jamsostek dengan nilai Rp 29,4 miliar.

“Bantuan beasiswa merupakan salah satu wujud program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dalam bidang pendidikan, sebagai sumbangsih PT Jamsostek (Persero) dalam rangka meningkatkan kecerdasan bangsa khususnya anak-anak tenaga kerja peserta Jamsostek,” kata Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Sabtu (30/4).

Dijelaskan, dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 pada 2 Mei 2011 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bertema "Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa", pihaknya ikut berperan menyerahkan beasiswa kepada anak tenaga kerja peserta.

Menurut Hotbonar, program Bantuan Beasiswa itu bertujuan membantu tenaga kerja peserta dalam pembiayaan pendidikan anak tenaga kerja yang berprestasi untuk jangka waktu 12 bulan. Dikatakan, akumulasi penyaluran dana beasiswa anak pekerja Jamsostek hingga tahun 2010 sebesar Rp 96,505 miliar yang diberikan kepada 132.825 anak peserta program Jamsostek.

Persyaratan mengajukan Bantuan Beasiswa itu, bagi perusahaan adalah telah terdaftar sebagai peserta program Jamsostek minimal satu tahun dan tertib administrasi kepesertaan program Jamsostek. Sedangkan, bagi tenaga kerja adalah telah menjadi peserta Jamsostek minimal satu tahun dan masih aktif, upah maksimal 300% dari upah minimal kabupaten atau upah minimal kota.

Persyaratan lainnya, mendapat nilai diatas 7,00 untuk SD/SMP/SMU dan indeks prestasi (IP) minimal 2,75 untuk mahasiswa, anak tenaga kerja yang meninggal dunia/cacat total tetap akibat kecelakaan kerja, anak tenaga kerja tidak sedang menerima bantuan beasiswa dari instansi lain, dan mengisi formulir permohonan bantuan beasiswa Jamsostek

Menurut Hotbonar, pada tahun 2010 dana DPKP yang telah disalurkan mencapai Rp 171,562 miliar dan secara akumulasi sejak adanya DPKP hingga realisasi sampai dengan Desember 2010 sebesar Rp 1,03 triliun.
"Pada tahun 2011, rencananya bakal disalurkan dana DPKP sebesar Rp 437 miliar dengan proporsi 70% bergulir dan 30% tidak bergulir," katanya. (A-78/A-147)***

Baca Juga

PETUGAS mengangkut berkas soal Ujian Nasional 2012 tingkat SMA sederajat, di titik bongkar SMAN 8 Bandung, Jln. Solontongan, Kota Bandung, Sabtu (14/4). Berkas soal tersebut disimpan di titik bongkar sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah, untuk

Distribusi Soal UN Dahulukan Daerah Terpencil

JAKARTA,(PR).- Pendistribusian naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/sederajat berbasis Kertas Pensil (UNKP) tinggal dilakukan di tingkat lokal daerah. Naskah soal UNKP SMP/sederajat telah didistribusikan pusat ke pemerintah provinsi pada 23 April 2016 lalu.

Hanya 47 SMP di Jawa Barat yang Melaksanakan UNBK

BANDUNG,(PR).- Jumlah SMP di Jawa Barat yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasiskan Komputer (UNBK) hanya 0,609% atau 47 dari 7.714 SMP penyelenggara Ujian Nasional (UN). Dari 47 sekolah, hanya 13 sekolah yang berstatus negeri.