RSUD Bayu Asih Purwakarta Bingung Mencari Calon Kepala RS

PURWAKARTA, (PRLM).-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta kebingungan mencari calon kepala rumah sakit yang memiliki kemampuan di bidang perumahsakitan sesuai dengan Undang-undang kesehatan. Pasalnya, tenaga medis yang sekarang dimiliki dan bekerja di RSUD Bayu Asih terkendala pada masalah kemampuan di bidang perumahsakitan.

Demikian disampaikan Kabag TU RSUD Bayu Asih Purwakarta, Ahmid kepada “PRLM”, Sabtu (9/4) di ruang kerjanya.

Menurutnya, dalam Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit pada pasal 34 menyebutkan kepala rumah sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan.
“Sekarang ini RSUD Bayu Asih memiliki banyak tenaga medis atau dokter, namun terkendalan kepada kemampuan dan keahlian di bidang perumsahkitan,” katanya.

Ahmid menambahkan, jika masalah tersebut menjadi kendali, maka memungkinan RSUD Bayu Asih maupun pemerintah daerah mengangkat calon kepala rumah sakit RSUD Bayu Asih yang berasal dari luar. “Tak tertutup kemungkinan calon kepala rumah sakit daerah berasal dari luar sesuai dengan ketentuan dalam perundangan,” ucap Ahmid. (A-86/kur) ***

Baca Juga

Guru Honorer Akan Gelar Aksi Saat Hari Pahlawan

KARAWANG, (PR).- Ribuan guru honorer pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2016 mendatang, akan menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten Karawang‎. Para guru honorer ini berencana akan mengadukan soal kesejahteraan mereka yang selama ini masih mengkhawatirkan.

Pedagang Pangandaran Resah Jembatan Bailey tak Kunjung Beres

PARIGI, (PR).- Pedagang di Pasar Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran mengeluhkan sepinya pembeli ke Bupati Pangandaran. Setelah ambruknya Jembatan Puterapinggan, pendapatan para pedagang anjlok hingga 50 persen.

Belum Ada Museum Sejarah di Depok

DEPOK, (PR).- Peringatan hari pahlawan 10 November 2016 digelar oleh berbagai instansi dan Pemerintah Kota Depok. Ironisnya, hingga kini Depok belum memiliki museum sejarah.

UMK Tahun 2017 Ciamis Naik 8,25 Persen

CIAMIS, (PR).- Dewan Pengupahan Kabupaten Ciamis menetapkan Upah Minimum Kabupaten Ciamis tahun 2017 sebesar Rp 1.475.792, naik 8,25 persen dari sebelumnya yaitu Rp 1.363.319. Hasil penetapan tersebut pada Senin 14 November 2016 akan diajukan kepada Gubernur Jawa Barat melalui Bupati Ciamis.