RSUD Bayu Asih Purwakarta Bingung Mencari Calon Kepala RS

PURWAKARTA, (PRLM).-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta kebingungan mencari calon kepala rumah sakit yang memiliki kemampuan di bidang perumahsakitan sesuai dengan Undang-undang kesehatan. Pasalnya, tenaga medis yang sekarang dimiliki dan bekerja di RSUD Bayu Asih terkendala pada masalah kemampuan di bidang perumahsakitan.

Demikian disampaikan Kabag TU RSUD Bayu Asih Purwakarta, Ahmid kepada “PRLM”, Sabtu (9/4) di ruang kerjanya.

Menurutnya, dalam Undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit pada pasal 34 menyebutkan kepala rumah sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan.
“Sekarang ini RSUD Bayu Asih memiliki banyak tenaga medis atau dokter, namun terkendalan kepada kemampuan dan keahlian di bidang perumsahkitan,” katanya.

Ahmid menambahkan, jika masalah tersebut menjadi kendali, maka memungkinan RSUD Bayu Asih maupun pemerintah daerah mengangkat calon kepala rumah sakit RSUD Bayu Asih yang berasal dari luar. “Tak tertutup kemungkinan calon kepala rumah sakit daerah berasal dari luar sesuai dengan ketentuan dalam perundangan,” ucap Ahmid. (A-86/kur) ***

Baca Juga

Waspadai Penyebaran Anthraks di Perbatasan Jabar

CIAMIS, (PR).- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap hewan ternak, khususnya sapi yang berasal dari wilayah Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

Perbatasan Daerah Jadi Sasaran Curanmor

CIBINONG, (PR).- Komplotan pencuri kendaraan bermotor menyasar wilayah perbatasan Cibinong Kabupaten Bogor. Kepala Polisi Sektor Cibinong Hida Tjahjono mengaku menangani beberapa laporan tindak kejahatan serupa selama Januari 2017.

50 Rumah Nelayan Siap Dibangun Lagi di Pangandaran

PARIGI, (PR).- Sebanyak 50 unit rumah khusus nelayan di Kecamatan Pangandaran siap dibangun pada 2017 ini. Sebelumnya, total 104 unit rumah di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak sudah diserahkan pada nelayan sepanjang tahun 2016 lalu.

Pimpinan Pandawa Group Mangkir Saat Dipanggil OJK

DEPOK, (PR).- Pimpinan Pandawa Group Salman Nuryanto mangkir saat dipanggil guna dimintai keterangan oleh Otoritas‎ Jasa Keuangan (OJK), Kamis, 26 Januari 2017. Keberadaan Nuryanto pun misterius.