Letjen TNI Budiman Wakasad Baru

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).– Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta menerima laporan korps Serah Terima Jabatan (sertijab), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dari Letjen TNI Johanes Suryo Prabowo kepada Letjen TNI Budiman. Sertijab itu berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu, (30/3).

Letjen TNI Budiman sebelumnya menjabat Komandan Kodiklat Angkatan Darat, sedangkan Letjen TNI Johanes Suryo Prabowo akan menjabat Kepala Staf Umum TNI di Mabes TNI.

Kasad mengatakan, serah terima jabatan merupakan hal yang lazim dilakukan di lingkungan TNI Angkatan Darat. Hal itu sebagai upaya Pembinaan Satuan dan Pembinaan Personel TNI Angkatan Darat yang dinamis dan konstruktif sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan organisasi.

Menurut dia, serah terima jabatan ini, dalam rangka mengembangkan kemampuan perwira dalam dimensi kepemimpinan dan manajerial dengan mengedepankan profesionalisme keprajuritan.

"Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan suasana yang lebih segar bagi organisasi dengan adanya inovasi dan kreativitas baru yang dapat mendorong kemajuan TNI Angkatan Darat ke depan dalam rangka menjawab tuntutan dan tantangan tugas yang demikian kompleks," kata Kasad.

Ditegaskan, jabatan Wakasad merupakan pembantu dan penasehat utama Kasad, yang dalam pelaksanaan tugas tugasnya bertanggung jawab kepada Kasad.

Sebagai pembantu dan penasehat utama Kasad, Wakasad mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam memimpin, mengkoordinasikan, dan membina badan-badan pembantu pimpinan/staf, pelayanan dan pelaksana staf serta pelaksana pusat dan komando utama pembinaan, serta tugas lain yang diberikan oleh Kasad.

“Prajurit yang mendapat kepercayaan dan kehormatan memangku jabatan Wakasad, memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Karena, dituntut untuk mengedepankan kemampuan menjabarkan kebijakan Kasad secara komprehensif, inovatif dan kreatif sehingga dapat dioperasionalkan ke seluruh jajaran TNI Angkatan Darat,” katanya.

Kasad menambahkan, besarnya peran Wakasad dalam mengkoordinasikan unsur-unsur TNI Angkatan Darat, memerlukan landasan loyalitas dan dedikasi yang tinggi ditopang kemampuan manajerial yang prima, sehingga mampu memberdayakan semua unsur menjadi satu kekuatan secara sinergis dalam memaksimalkan pencapaian tugas pokok TNI Angkatan Darat. (A-78/A-26).***

Baca Juga

Muktamar NU Harus Menjadi “Muktamar Persatuan”

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) menjadi peristiwa sangat penting dalam perjalanan sejarah NU. Muktamar yang diselenggarakan di daerah asal para pendiri NU harus bisa menyatukan para tokoh dan kader dalam rangka menyongsong satu abad organisasi ulama ini.

Atasi Kekeringan, Pemerintah Bagikan Pompa Air

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah tengah berupaya mengatasi kekeringan di beberapa wilayah di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan melakukan program pemompaan. Fenomena el nino menurut Jokowi mengakibatkan beberapa daerah mengalami defisit air.

Menag Berharap Muktamar NU Berjalan Demokratis

NASIONAL

JOMBANG, (PRLM).- Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (1/8/2015) ini, akan mulai menggelar Muktamar ke-33 bertemakan “Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban dan Dunia” di Jombang, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 1-5 Agustus 2015 ini dihadiri pengurus NU dari berbagai daerah dan negara.

Muktamar Ke-47 Muhammadiyah

Din Syamsuddin Tekankan Visi Islam Berkemajuan

NASIONAL

MAKASSAR, (PRLM).- Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menekankan visi Islam Berkemajuan agar ditanamkan oleh seluruh umat Islam di Indonesia. Islam Berkemajuan adalah pandangan dunia Muhammadiyah tentang Islam yang merupakan dinul hadharah, agama kemajuan atau peradaban.