Setengah Abad KUA Lembang Tanpa Kejelasan Status Tanah

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Meski telah berdiri selama 53 tahun, Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat hingga kini belum memiliki kejelasan status kepemilikan tanah. Pengurus KUA hanya memiliki beberapa dokumen tidak resmi yang menyatakan bahwa kantor itu berdiri di atas tanah wakaf. “Sejauh ini, yang kami miliki hanya surat-surat di bawah tangan yang tidak memiliki kekuatan hukum. Sampai sekarang belum ada bukti autentik yang menyatakan bahwa KUA berdiri di atas tanah wakaf,” kata Kepala KUA Kecamatan Lemabang, Endang Suhinda, Selasa (22/3).

Meski belum memiliki kejelasan status, Endang menuturkan, masyarakat sekitar telah menganggapnya sebagai tanah wakaf. Tanah itu satu paket dengan tanah yang kini didirikan Masjid Agung dan Alun-alun Lembang.

Di sekeliling KUA Lembang, juga terdapat beberapa bangunan kantor seperti Badan Amil Zakat, TPA, dan MUI. Sejumlah kantor ini juga berdiri di atas tanah yang belum memiliki kejelasan status. “Sampai sekarang memang kondisi ini tidak menyebabkan aktivitas kami terganggu. Namun, kami ingin agar tanah ini memiliki kejelasan status mengingat keberadaannya di daerah wisata,” kata Endang.

Sebagai upaya, Endang mengaku tengah mengurus proses administrasi untuk mendapatkan kejelasan status tanah KUA kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat. Upaya itu, menurut dia, dilakukan untuk membuat status tanah tersebut menjadi tanah wakaf. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Kemarau Mulai Berdampak, Warga di Cimahi Antre Air Sejak Sahur

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).- Musim kemarau mulai berdampak terhadap masyarakat di Kota Cimahi. Mereka harus mengantre untuk mendapatkan air bersih di sejumlah lokasi penampungan air umum.

Kasus Alex Segera Disidangkan

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Wakil Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Alex Tachsin Ibrahim akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Alex akan duduk dikursi terdakwa pengadilan tempat dia bekerja.

Barang Bekas pun Bermakna Banyak

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH,(PRLM).-Biasanya barang-barang bekas dipandang sebelah mata karena dianggap sudah tak bernilai lagi. Barang-barang itu disatukan dengan sampah lalu dibuang di depan rumah untuk mengurangi isi rumah agar tak sumpek.

Festival Ketupat Ramadhan Fashion Expo

BANDUNG RAYA
USTADZ Aam Amiruddin menyampaikan ceramahnya kepada para jamaah yang hadir dalam acara Festival Ketupat Ramadhan Fashion Expo di Graha Manggala Siliwangi, Jln. Aceh, Kota Bandung, Jumat (10/7/2015).