Waspada Penipuan Agen Elpiji

SOREAMG, (PRLM).- Masyarakat diharapkan waspada dengan makin maraknya penipuan jenis baru dengan menawarkan kerja sama pembukaan sub agen penjualan elpiji 3 Kg dan 12 Kg. “Mereka mengaku dari PT Luxindo Raya Elpiji sebagai anak perusahaan Ma’soem Group dan Pertamina. Untuk membuka sub agen elpiji 3 Kg dan 12 Kg masyarakat dimintai sejumlah uang,” kata Kepala Humas Al Ma’soem, Asep Dedi Suhendri, dalam rilisnya, Senin (21/3).

Tenaga penjualan PT. Luxindo Raya Elpijitelah berulangkali menipu masyarakat dengan mengatasnamakan PT Ma’soem dan Pertamina dalam merekrut sub agen elpiji. “Padahal Ma’soem Group dan Pertamina dalam memasarkan produk elpiji tidak pernah meminta uang terlebih dahulu," katanya.

Setiap akan bekerja sama dengan pihak luar selalu kami survey terlebih dahulu dan tidak dipungut bayaran. "Pembayaran dilakukan setelah barang datang,” katanya. Apalabila di lapangan masih terjadi penipuan bisa menghubungi telf. 779 6164, 779 1243, dan 779 4305.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Masyarakat di Pelosok Kini Bisa Menukar Uang Baru

BANDUNG, (PR).- Mengantisipasi lonjakan penukaran uang tunai saat menjelang Hari Raya Idulfitri, terutama di pelosok, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) meluncurkan 58 Mandiri Mobil (Mamo) yang ditempatkan di 116 lokasi di wilayah yang tidak terjangkau jaringan perbankan untuk melakukan penukaran uang.

Bank Artos Targetkan Pertumbuhan 20 Persen

JAKARTA, (PR).- PT Bank Artos Indonesia Tbk, menargetkan, pertumbuhan total aset, dana pihak ketiga dan penyaluran kredit rata-rata 20% setiap tahun, dalam tiga tahun ke depan.

Holding Energi Jadikan Pengelolaan Migas Terintegrasi

JAKARTA, (PR).- Pembentukan perusahaan induk atau holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi dengan menggabungkan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) ke dalam PT Pertamina (Persero) akan membuat infrastruktur gas yang dimiliki kedua perusahaan bisa dimanfaatkan secara optim