Waspada Penipuan Agen Elpiji

EKONOMI

SOREAMG, (PRLM).- Masyarakat diharapkan waspada dengan makin maraknya penipuan jenis baru dengan menawarkan kerja sama pembukaan sub agen penjualan elpiji 3 Kg dan 12 Kg. “Mereka mengaku dari PT Luxindo Raya Elpiji sebagai anak perusahaan Ma’soem Group dan Pertamina. Untuk membuka sub agen elpiji 3 Kg dan 12 Kg masyarakat dimintai sejumlah uang,” kata Kepala Humas Al Ma’soem, Asep Dedi Suhendri, dalam rilisnya, Senin (21/3).

Tenaga penjualan PT. Luxindo Raya Elpijitelah berulangkali menipu masyarakat dengan mengatasnamakan PT Ma’soem dan Pertamina dalam merekrut sub agen elpiji. “Padahal Ma’soem Group dan Pertamina dalam memasarkan produk elpiji tidak pernah meminta uang terlebih dahulu," katanya.

Setiap akan bekerja sama dengan pihak luar selalu kami survey terlebih dahulu dan tidak dipungut bayaran. "Pembayaran dilakukan setelah barang datang,” katanya. Apalabila di lapangan masih terjadi penipuan bisa menghubungi telf. 779 6164, 779 1243, dan 779 4305.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Pendapatan Perhutani 2014 4,6 Triliun dengan Laba Bersih 380 Miliar

EKONOMI
HANDRI HANDRIANSYAH/PRLM

BANDUNG, (PRLM).-Dalam lima tahun terakhir, Perum Perhutani mengalami kerugian sekitar Rp 44 miliar akibat pencurian dan penebangan kayu ilegal.

Yogya Wajibkan Rusun Miliki Sertifikat Laik Fungsi

EKONOMI

YOGYAKARTA, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan peraturan wali kota yang mewajibkan seluruh rumah susun pertelaan memiliki sertifikat laik fungsi yang diterbitkan wali kota atau pejabat yang ditunjuk yaitu Kepala Dinas Kimpraswil.

Kelompok Kesehatan Penyumbang Inflasi Tertinggi

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Badan Pusat Statistik Jawa Barat mencatat dari tujuh kelompok pengeluaran, yang mengalami inflasi, kelompok kesehatan menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan inflasi sebesar 0,82 persen.

Harga BBM Naik, Nelayan Paling Menderita

EKONOMI

PANGANDARAN,(PRLM).-Kalangan nelayan Kabupaten Pangandaran berharap agar pemerintah memberikan bantuan khusus kepada nelayan, seiring dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak.