Diperlukan Komitmen Keterbukaan antara Pengelola dan Penyelenggara

BANDUNG, (PRLM).- Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bandung M. Said Sediohadi mengatakan, untuk pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah swasta tidak pernah ada keluhan atau kendala di lapangan. Namun, yang diperlukan di sini adalah komitmen keterbukaan antara pengelola (yayasan) dan penyelenggara (sekolah).

Menurut Said, di sekolah swasta ada dua sistem pengelolaan keuangan, yaitu sentralisasi dan desentralisasi. Jika sentralisasi, pengelolaan keuangan diserahkan kepada yayasan atau komite sekolah. Akan tetapi, jika desentralisasi pengelolaan keuangan diserahkan ke kepala sekolah dengan memberi laporan pertanggungjawaban secara berkala kepada yayasan atau komite sekolah.

"Diperlukan keterbukaan masing-masing pihak agar tidak terjadi sikap saling curiga. Untuk pencairan dana BOS tahun ini, saya harapkan bisa berjalan lancar seperti tahun sebelumnya," kata Said yang dihubungi Kamis (3/3). (A-187/das)***

Baca Juga

Netty Heryawan: Pelajar tak Boleh Takut Hadapi UNBK

BUNDA Literasi Jawa Barat, Netty Heryawan menegaskan pelajar SMA/SMK tidak boleh takut menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bulan April mendatang.

6.000 Guru Ikut Membuat Soal USBN 2017

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan 6.000 guru dalam pembuatan soal Ujian Sekolah Berstandar Basional (USBN) 2017.

PSDKU Diharapkan Percepat Peningkatan APK Jabar

PANGANDARAN, (PR).- Kehadiran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) diharapkan dapat mempercepat peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK). Jawa Barat diketahui hanya memiliki enam kampus Perguruan Tinggi Negeri, sementara penduduk mencapai lebih dari 46 juta jiwa.