BMPS Kota Bandung Soal BOS

Diperlukan Komitmen Keterbukaan antara Pengelola dan Penyelenggara

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bandung M. Said Sediohadi mengatakan, untuk pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah swasta tidak pernah ada keluhan atau kendala di lapangan. Namun, yang diperlukan di sini adalah komitmen keterbukaan antara pengelola (yayasan) dan penyelenggara (sekolah).

Menurut Said, di sekolah swasta ada dua sistem pengelolaan keuangan, yaitu sentralisasi dan desentralisasi. Jika sentralisasi, pengelolaan keuangan diserahkan kepada yayasan atau komite sekolah. Akan tetapi, jika desentralisasi pengelolaan keuangan diserahkan ke kepala sekolah dengan memberi laporan pertanggungjawaban secara berkala kepada yayasan atau komite sekolah.

"Diperlukan keterbukaan masing-masing pihak agar tidak terjadi sikap saling curiga. Untuk pencairan dana BOS tahun ini, saya harapkan bisa berjalan lancar seperti tahun sebelumnya," kata Said yang dihubungi Kamis (3/3). (A-187/das)***

Baca Juga

Mencontek Terang-terangan Saat Ujian di India

PENDIDIKAN
BBC/PRLM

SAHARSA, (PRLM).- Ini bukan contoh untuk ditiru. Menyontek saat ujian sudah biasa terjadi di India, namun foto-foto baru menunjukan kecurangan terjadi dalam skala besar dan terang-terangan.

BEI : Mahasiswa Potensial Baik Sebagai Investor Maupun SDM Profesional

PENDIDIKAN

BANDUNG, (PRLM).- Direktur PT Bursa Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi mengatakan BEI kian serius menggarap mahasiswa.

Kartu Pelanggaran Tekan Siswa Keluyuran

PENDIDIKAN

CIANJUR, (PRLM).- Komitmen terhadap tata tertib yang tinggi yang sudah disepakati antara orangtua, siswa, dan anak menjadi modal utama untuk menghindari terjadinya tawuran pelajar. Itu penting dilakukan, agar anak benar-benar bisa konsentrasi dalam kegiatan belajar disekolahnya.

KASAD Berikan Kuliah Umum di UMM

PENDIDIKAN

MALANG, (PRLM).- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Kuliah Umum yang diisi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal (TNI) Gatot Nurmantyo di hadapan lebih dari 8000 mahasiswa dalam stadium general di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan tema “Menguatkan Mental Generas