Pendaftaran Program Bansos Mulai Dibuka

BANDUNG, (PRLM).- Hari ini pendaftaran program bantuan sosial (bansos) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (KUMKM) Provinsi Jawa Barat dibuka. Tahun ini Dinas KUMKM akan menggulirkan total Rp 10 miliar bansos yang akan disalurkan melalui koperasi wanita serta koperasi penerima kredit usaha rakyat (KUR) lingkage.

Permohonan usulan koperasi wanita/kelompok perempuan pengusaha mikro dibuka sampai 31 Maret di dinas KUMKM kabupaten/kota setempat. Sementara pendaftaran angsuran kredit bagi koperasi penerima kredit usaha rakyat (KUR) linkage dibuka sampai 15 Juli.

“Syaratnya adalah koperasi primer dan hanya diperbolehkan mengajukan satu jenis bantuan sosial,” ujar Kepala Dinas KUMKM Jabar, Wawan Hernawan di Kantor Dinas KUMKM Jabar, Jln. Soekarno Hatta, Bandung, Senin (28/2).

Calon penerima bantuan juga disyaratkan belum pernah menerima bansos sejenis, baik dari kementrian UKM maupun dinas di lingkungan provinsi Jabar dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Koperasi yang mengajukan permohonan juga harus sudah melakukan rapat anggota tahunan, memiliki kantor dan sarana kerja yang jelas, serta mengajukan permohonan secara tertulis.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas UKM,” ujar Wawan. (A-150/A-147)***

Baca Juga

Penjualan Kue Kering Meningkat Tajam

BANDUNG, (PR).- Pedagang kue kering mengalami peningkatan penjualan yang sangat signifikan. Kenaikan penjualan bervariasi, sebagian pedagang naik 200 persen, tapi ada juga yang hingga 300 persen.

ADE Zakaria (kanan) menunggu calon pembeli sayuran di jongkonya di Pasar Sayati, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (16/1/2015). Hampir semua komoditas sayuran harganya turun kembali stabil. Hal tersebut karena pasokannya tersedia

Kenaikan Harga Karena Ulah Spekulan

BANDUNG, (PR).- H-2 menjelang Lebaran, harga sejumlah komoditas di pasar tradisional, diantaranya di Pasar Ciroyom, kembali melonjak. Kenaikan tersebut disinyalir lebih dikarenakan spekulasi para pedagang yang menaikkan harga untuk meraup untung lebih dibandingkan persoalan pasokan.

BPHTB yang Dikurangi Hanya untuk Real Estate

JAKARTA, (PR).- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus untuk real estate, bukan BPHTB yang lainnya.