Petani Tambak Subang Temukan Sistem Budidaya Udang Vaname yang Menguntungkan

SUBANG, (PRLM).- Salah seorang petani tambak asal Kec. Desa Mandalawangi, Kec. Sukasari, Kab. Subang, Mimin Hermawan, berhasil menemukan cara baru dalam membudidayakan udang vaname. Dengan cara teresebut, Mimin mengaku mampu meraup untung ratusan juta dalam satu kali panen. Dia menutup area tambaknya dengan plastik mulsa (plastik tipis untuk menanam cabe-Red), sehingga udang yang dibudidayakannya terbebas dari serangan bakteri dan bisa tumbuh dengan pesat.
"Guna menutup area tambak seluas satu hektare dibutuhkan biaya Rp 12 juta untuk membeli plastik mulsa. Kita bisa juga memakai plastik yang lebih tebal yaitu plastik HD PE namun biayanya sangat mahal mencapai Rp 100 juta," ujar Mimin, ketika memanen udang vaname di areal tambak miliknya di Dusun Siwalan, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanegara, Minggu (27/2).
Dikatakan juga, dari setiap satu hektare tambak dihasilkan sedikitnya 7 - 8 ton udang vaname. Sementara, budidaya dengan cara tradisional paling bagus petani hanya bisa memanen udang sekira 3 hingga 4 ton per hektare.
Disebutkan, saat ini harga udang vaname dengan size 20 (20 ekor udang per satu kg-Red) Rp 90 ribu rupiah/kg. Sedangkan biaya budidaya selama 170 hari dari mual pembelian bibit hingga pemeliharaan hanya dibutuhkan dana berkisar Rp 30 ribu/kg.
Artinya, dalam satu kali panen Mimin bisa meraup untung Rp 600 juta dari satu hektare tambak udang miliknya. Padahal, saat ini dia memilik 21,6 hektare tambak yang semuanya ditanami udang vaname. "Semuanya menggunakan sistem plastik mulsa dan hasilnya cukup menggembirakan," kata dia.
Dikatakan, dengan keberhasilan itu, banyak petani tambak dari luar daerah seperti Semarang, Surabaya, bahkan Klimantan datang ke Patimban untuk belajar budidaya udang vaname dari dirinya. "Pangsa pasar udang yang berasal dari Hawai ini sangat terbuka lebar. Harganya pun sangat stabil," kata Mimin.
Dalam kesempatan tersebut, Mimin mengatakan, dirinya membuka pintu lebar-lebar bagi para petani tambak yang ingin belajar sistem mulsa tersebut. Saya akan berikan ilmunya. Hingga saat ini banyak yang berhasil menggunakan cara ini," kata Mimin. (A-106/das)***
wah, bagus sekali artikelnya,
wah, bagus sekali artikelnya, boleh tidak trahu no HP pak mimin, saya ingin terjun langsung belajar di subang. hp saya 081314463644
Mohon informasinya
Mohon informasinya pak,....alamat,...dan no.HP,....kami mau belajar sistim mulsa dari pak Mimin,....Trimakasih,...!!
tolong pak dikasih nomor
tolong pak dikasih nomor telpon pak mimin supaya kami bisa minta ifo mau dtng ke bapak sangat jauh pak terima kasih ya
minta nomer hpnya pak mimin,
minta nomer hpnya pak mimin, tolong smsin kenomer sy : 081947225000
trima kasih
pak, klau btuh benih vaname
pak, klau btuh benih vaname hub kami
Menggunakan pakan apa Gan,
Menggunakan pakan apa Gan, mohon infonya?
herawan nama pakannya
herawan nama pakannya
minta tlong nomor hpnya bpak
minta tlong nomor hpnya bpak Mimin sy ingin konsultasi sma bpak, klo bs sms knomr 087843951689 trimakasih.
slm kenal pak min,,,,, apakah
slm kenal pak min,,,,, apakah selain menggunakan plastik mulsa, penggunaan merk dan komposisi pakan jg brpengaruh terhadap hasil budidaya udang vennme pak.... mohon di tanggapi pak
klo bleh no hp pak biar sy bs bljar langsung krn sy di wil indonesia timur ini pak...
aslkm..,salam kenal pak
aslkm..,salam kenal pak min..,klo boleh minta no telp biar kita bisa konsultasi budidaya vaname lwt telp..,berhubung jaraknya kejauhan untuk belajar lgs ttg vaname...maksih sebelumnya
Post new comment