DPRD Akan Revisi Perda Tentang Kebersihan

PURWAKARTA, (PRLM).- DPRD Kabupaten Purwakarta, memprioritaskan pembahasan revisi Perda Nomor 16 Tahun 2008 tentang K3 seteleh pemerintah daerah menggulirkan program pengelolaan sampah diserahkan ke kelurahan.

Ketua Balegda DPRD Purwakarta Asep Amidin di Purwakarta mengatakan, revisi perda K3 Purwakarta sangat mendesak sebagai bentuk pengendalian retribusi kebersihan di kabupaten itu. "DPRD melalui badan legislasi akan membahas secara intensif dengan memerhatikan aspirasi dan masukan dari sejumlah elemen masyarakat," kata Asep, Minggu (20/2).

Ia mengakui, sampai saat ini keberadaan perda K3 di Kabupaten Purwakarta masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sehingga pembahasan regulasi menyangkut pengelolaan kebersihan perlu memerhatikan berbagai aspek. Kalangan anggota DPRD bersama badan legislasi, menurut Asep, perlu bekerja ekstra dalam membahas regulasi ketentuan pengelolaan kebersihan di daerah ini. "DPRD menargetkan pembahasan mengatur perda tentang kebersihan segera diatur sehingga menjadi dasar hukum terhadap pengawasan dan pengendalian kebersihan di daerah ini," katanya.(A-86/A-147)***

Baca Juga

Bukan April Mop, Antisipasi 'Pamer Susu' PT KAI Daop 3 Pasang Tarif Promo

CIREBON, (PR).- Demam Pariwisata melanda di mana-mana. Sedikit hari libur saja, orang sudah heboh, “Mau kemana ya?” Ini menunjukkan bahwa liburan atau wisata sudah bergerak dari kebutuhan tersier menjadi kebutuhan sekunder, bahkan ada yang sudah masuk ke pintu kebutuhan pokok.

Keajaiban Hutan Mati Papandayan

Keajaiban Hutan Mati Gunung Papandayan Garut

RIBUAN batang dan ranting pohon legam menghitam bak jemari yang menyembul dari pasir putih dan berjuang meraih birunya langit. Saat berjalan di antara sela-selanya, dua kesan berbeda dan sama kuat hadir dalam tempo bersamaan.
 

Bus Masuk Jurang, Belasan PNS Pemkab Bandung Terluka

GARUT, (PR).- Belasan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bandung mengalami luka-luka, setelah bus rombongan yang mengangkut mereka menuju Pangandaran, terperosok ke jurang sedalam 10 meter di kawasan Limbangan, Garut, Sabtu 2 April 2016.

MUI Minta Buku PAI Kelas I Karya Nandang Koswara Ditarik

MAJALENGKA,(PR).- Buku Pendidikan Agama Islam yang mencantumkan nabi Zahra as sebagai rasul di urutan ke 11 sebaiknya segera dikaji oleh Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama. Majelis Ulama Indonesia meminta agar beredarnya buku tidak sampai hal itu menjadi polemik dan dianggap menyesatkan.