DPRD Akan Revisi Perda Tentang Kebersihan

PURWAKARTA, (PRLM).- DPRD Kabupaten Purwakarta, memprioritaskan pembahasan revisi Perda Nomor 16 Tahun 2008 tentang K3 seteleh pemerintah daerah menggulirkan program pengelolaan sampah diserahkan ke kelurahan.

Ketua Balegda DPRD Purwakarta Asep Amidin di Purwakarta mengatakan, revisi perda K3 Purwakarta sangat mendesak sebagai bentuk pengendalian retribusi kebersihan di kabupaten itu. "DPRD melalui badan legislasi akan membahas secara intensif dengan memerhatikan aspirasi dan masukan dari sejumlah elemen masyarakat," kata Asep, Minggu (20/2).

Ia mengakui, sampai saat ini keberadaan perda K3 di Kabupaten Purwakarta masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sehingga pembahasan regulasi menyangkut pengelolaan kebersihan perlu memerhatikan berbagai aspek. Kalangan anggota DPRD bersama badan legislasi, menurut Asep, perlu bekerja ekstra dalam membahas regulasi ketentuan pengelolaan kebersihan di daerah ini. "DPRD menargetkan pembahasan mengatur perda tentang kebersihan segera diatur sehingga menjadi dasar hukum terhadap pengawasan dan pengendalian kebersihan di daerah ini," katanya.(A-86/A-147)***

Baca Juga

SEORANG anak duduk di depan orang tuanya, saat mudik menggunakan sepeda motor dan melintasi Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Minggu (28/8). Jumlah pemudik sepeda motor yang membawa muatan dan penumpang melebihi aturan masih tinggi, sehingga angka kecela

Pemudik Bersepada Motor Pilih Jalan Malam

INDRAMAYU, (PR).- Jumlah pemudik bersepeda motor yang melintasi jalur Pantai Utara Kabupaten Indramayu terus alami peningkatan hingga H-6, Kamis, 30 Juni 2016.

Tegur Pengemudi Lawan Arus, Pramuka Dimarahi Balik

INDRAMAYU, (PR).- Kepala Polisi Resor Indramayu Eko Sulistyo Basuki memperingatkan masyarakat setempat membantu kelancaran arus mudik di Indramayu. Menurut Eko, para pemudik diimbau mewaspadai sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di jalur pantura daerahnya.

Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Perkosaan Kakek Bejat

KARAWANG, (PR).- Pa'i, seorang kakek renta tega mencabuli anak berkebutuhan khusus Wn (12). Perbuatan bejat tersebut terjadi di rumah korban di Kecamatan Tempuran dan diketahui warga sekitar, Kamis, 2 Mei 2016 pukul 09.00 WIB.