Biaya Nikah di KUA Hanya Rp 30.000,-

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).-Biaya nikah masih dianggap masyarakat mahal, padahal Kantor Urusan Agama (KUA) hanya menerapkan biaya Rp 30.000,-. Syaratnya nikah dilakukan di KUA dan pada saat jam kerja.

"Biaya nikah hanya Rp 30.000,- untuk kas negara asalkan dilakukan di KUA dan saat jam kerja. Kebiasaan masyarakat yang ingin nikah pada hari-hari Sabtu atau Minggu perlu diubah," kata Kasi Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Kemenag Kab. Bandung. H. Dadi Rusmadi, di sela-sela nikah massal di Kantor Kec. Cangkuang, Kamis (17/2).

Menurut Dadi, biaya nikah bisa lebih dari Rp 30.000,- karena keluarga mempelai ingin menikahkan calon pengantin di rumah atau tempat walimah dan di luar jam kerja. "Karena di luar jam kerja dan di tempat walimah sehingga ada biaya tambahan yang tergantung keikhlasan dari keluarga mempelai," katanya.

Sedangkan Kepala KUA Cangkuang, H. Ahmad Sobari mengatakan, kebiasaan masyarakat harus diubah dengan mengalihkan tempat nikah di KUA. "Kalau dulu masyarakat merasa bangga apabila nikah di kaum atau gedung KUA yang dekat dengan masjid besar kecamatan," katanya.(A-71/kur)***

Baca Juga

Rumah Rusak Akibat GBLA Belum Terima Ganti Rugi

BANDUNG RAYA
Rumah Rusak Akibat GBLA Belum Terima Ganti Rugi

Sepuluh Ribu Anak Kini Berhadapan dengan Hukum

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Sebanyak sepuluh ribu anak saat ini berhadapan dengan hukum. Mereka kebanyakan tersangkut kasus narkoba, kesusilaan dan perkelahian.

Suhu Bandung Akhir-akhir Ini Lebih Dingin, Sempat 16 Derajat Celsius

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Temperatur udara pada pagi hari di Kota Bandung dalam beberapa waktu terakhir ini terasa menusuk tulang. Dilihat berdasarkan data harian termasuk katagori dingin karena berada di bawah suhu rata-rata minimum Kota Bandung.

Pelaku Penggelapan Pajak Divonis Kurungan 3 Tahun Lebih

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Terdakwa penggelapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), DS,divonis Pengadilan Negeri Bandung dengan ganjaran hukuman kurungan 3 tahun 4 bulan, dan denda Rp 11,9 miliar, Kamis (6/8/2015).