Perhutani Bangun Wana Wisata Gunung Putri

JAWA BARAT
PERHUTANI Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektar  untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.*
CECEP S.A./PRLM
PERHUTANI Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektar untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.*

TASIKMALAYA, (PRLM).- Dari luas areal hutan sekitar 350 hektare, Perhutani Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektare untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.

Menurut Administratur PT Perhutani Tasikmalaya, Jejen MM, Jumat (11/2), dalam pengelolaan wana wisata dan rest area itu pihaknya mengadakan kerja sama dengan Pemkot Tasikmalaya. "Pemkot Tasikmalaya sudah mengucurkan dana sebesar Rp 500 juta untuk mengelola rest area dan wana wisata tersebut," kata Jejen.

Pada rest area tesebut selain disediakan lahan parkir yang cukup luas, juga disediakan fasiltas camping ground, arung jeram, sarana wisata kuliner, wisata pendidikan, tempat offroad, serta akan dilakukan kerja sama dengan rumah makan. "Bahkan pada rest area itu akan dilengkapi pula tempat parkir di dalam hutan bagi pengunjung yang hendak mengadakan rekreasi di sana," jelas Jejen. (A-14/A-147)***

Baca Juga

Massa FSPMI Kepung PN Purwakarta

JAWA BARAT

PURWAKARTA, (PRLM).- Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI) yang datang dari berbagai daerah mengepung gedung Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta, Rabu (29/7/2015).

Akibat Kekeringan, Tanaman Padi tak Bisa Dipanen

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).-Sejumlah petani di beberapa daerah kabupaten Subang seperti Pagaden, Pagaden Barat, Sukamelang, dan Pabuaran hanya bisa pasrah, padi yang mereka tanam beberapa bulan lalu tak bisa dipanen akibat dilanda kekeringan maupun serangan hama.

Bupati Subang Minta Tambahan Debit Air

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).-Bupati Subang Ojang Sohandi mengungkapkan dirinya telah memerintahkan komisi irigasi yang dipimpin Kepala Bappeda Komir Bastaman untuk melakukan koordinasi dengan Perum Jasa Tirta selaku pengelola Tarum Timur untuk meminta penambahan debit air.