Perhutani Bangun Wana Wisata Gunung Putri

PERHUTANI Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektar  untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.*
CECEP S.A./PRLM
PERHUTANI Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektar untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.*

TASIKMALAYA, (PRLM).- Dari luas areal hutan sekitar 350 hektare, Perhutani Tasikmalaya menyediakan lahan sekitar 37 hektare untuk wana wisata dan rest area di Kampung Gunung Putri Desa Urug Kec. Kawalu Kota Tasikmalaya.

Menurut Administratur PT Perhutani Tasikmalaya, Jejen MM, Jumat (11/2), dalam pengelolaan wana wisata dan rest area itu pihaknya mengadakan kerja sama dengan Pemkot Tasikmalaya. "Pemkot Tasikmalaya sudah mengucurkan dana sebesar Rp 500 juta untuk mengelola rest area dan wana wisata tersebut," kata Jejen.

Pada rest area tesebut selain disediakan lahan parkir yang cukup luas, juga disediakan fasiltas camping ground, arung jeram, sarana wisata kuliner, wisata pendidikan, tempat offroad, serta akan dilakukan kerja sama dengan rumah makan. "Bahkan pada rest area itu akan dilengkapi pula tempat parkir di dalam hutan bagi pengunjung yang hendak mengadakan rekreasi di sana," jelas Jejen. (A-14/A-147)***

Baca Juga

Waspada Hujan Petir, Jangan Berlindung di Bawah Pohon

CIBINONG, (PR).- Warga Kabupaten Bogor diminta waspada terhadap tingginya intensitas petir di tengah hujan deras yang hampir setiap hari mengguyur wilayah tersebut. Beberapa pekan terakhir, wilayah Kabupaten Bogor memang hampir setiap hari diguyur hujan deras yang disertai petir.

Kantor Disdikpora Karawang Dibobol Maling

KARAWANG, (PR).- Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang disatroni pencuri, Kamis 1 September 2016 dini hari. Dari tempat tersebut pencuri menggondol uang puluhan juta rupiah.

DAU Ditunda, Pemkab Karawang Defisit Rp 108 Miliar

KARAWANG,(PR).- Pemerintah Kabupaten Karawang masih defisit ratusan miliar meski sudah memangkas anggaran belanja pegawai dan anggaran perjalanan dinas sebanyak 20 persen dari setiap SKPD.