Peternak Lele di Kab. Bekasi Kesulitan Penuhi Permintaan Pasar

PETERNAK ikan lele di Kab. Bekasi masih kesulitan memenuhi permintaan pasar.*
YULISTINE/PRLM
PETERNAK ikan lele di Kab. Bekasi masih kesulitan memenuhi permintaan pasar.*

BEKASI, (PRLM).-Peternak lele di Kabupaten Bekasi kesulitan memenuhi permintaan pasar. Tingginya permintaan masih belum sebanding dengan volume produksi yang dihasilkan.

Peternak lele Kelompok Cita Asa Rahayu II Saipul memaparkan dalam seminggu kelompoknya menghasilkan 1 kuintal lele pedaging dan 2 kuintal dari beberapa plasma lainnya. Jumlah tersebut diakui Saipul sangat jauh di bawah kebutuhan yang mencapai angka ton-an perhari untuk seluruh pasar di wilayah Kab. Bekasi.

"Untuk satu pasar saja, kebutuhan perhari sekitar 3-5 kuintal. Sementara, kami masih perminggu itu pun masih dibawah kebutuhan," katanya yang ditemui di areal peternakan di Desa Karang Rahayu, Kec. Karang Bahagia, Selasa (8/2). (A-188/kur)***

Baca Juga

BSN Optimistis Produk SNI Mampu Hadapi MEA

JAKARTA, (PR).- Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya optimistis produk-produk Indonesia berstandar, termasuk yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) akan mampu bersaing dalam era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
 
PENGUNJUNG memilih sepatu yang dipamerkan pada UKM Fest 2012, di kampus Unpad, Jln. Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (19/12/12). Selain pameran, acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Magister Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad itu

UMKM Terkendala Pembiayaan Ekspor

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menilai, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi dan keunggulan kreativitas dalam menghasilkan produk-produk ekspor.

Sektor Wisata Terus Tumbuh, tak Terpengaruh Krisis Global

PALEMBANG, (PR).- Meskipun krisis global terjadi beberapa kali, jumlah perjalanan wisatawan internasional tetap tumbuh positif. Sumber UN-WTO Tourism Highlight 2014, UN-WTO World Tourism Barometer 2015, dan WTTC 2015 menunjukan perjalanan wisatawan terus meningkat.

4 CEO Dalam Pengelolaan Borobudur Membuat Manajemen tidak Lincah

JAKARTA, (PR).- Angkorwat Kamboja setiap tahun dikunjungi 2.350.000 wisatawan mancanegara (wisman). Sedangkan Borobudur hanya 254.082 wisman. Padahal, dilihat dari sudut manapun, Borobudur lebih unggul. Lebih tua, lebih besar, lebih sulit cara membuatnya, lebih dihormati sebagai heritage site.