Pedagang Sulit Dapatkan Pasokan

Sepekan Terakhir, Harga Kacang Kedelai Alami Kenaikan

EKONOMI

KARAWANG, (PRLM).- Harga kacang kedelai di wilayah Kabupaten Karawang dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan. Selain itu, pasokannya pun susah didapatkan. "Sudah satu minggu ini naik sekitar Rp 500- Rp 1.000 per kilogramnya. Jika sebelumnya harga kacang kedelai dengan kulaitas rendah sebesar Rp 8.000/kg kini menjadi Rp 9.000/kg," ucap Rohmani (42), salah satu pedagang kacang kedelai di Pasar Baru Karawang Kota, Senin (7/2).

Rohmani mengatakan, kenaikan harga dipicu karena minimnya pasokan. Biasanya mereka mendapat pasokan dari Wilayah Indramayu dan wilayah Jawa Tengah, sudah satu bulan pasokan tersendat. "Kami menjual pasokan yang lama. Kalau sampai dua minggu terakhir pasokan masih tersendat bisa jadi kacang kedelai langka di Karawang," ujarnya.

Kenaikan kedelai pun berimbas pada produksi tahu dan tempe. Salah seorang pedangang tempe tahun, Enop (45) mengatakan sudah sepekan keuntungannya menurun karena harga kedelai yang naik namun ia masih menjual harga tempe dan tahu sama. "Takut kalau dinaikan tidak ada yang beli," ucapnya.

Jika dalam seminggu kedepan harga kedelai tak kunjung turun, kata Enop, ia terpaksa menaikan harga tempe tahu yang dijualnya. "Kalau tidak, alternatif lainnya ya mengurangi ukuran, biar tetap dapat untung," ujarnya.

Sementara itu, Ijam Sujana, Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan. (KTNA) Kabupaten Karawang mengatakan khusus kedelai pasokan secara nasional tidak pernah mencukupi dari kebutuhan yang ada dibandingan dengan jumlah konsumsi masyarakat Indonesia.

Ijam menuturkan khususnya di Karawang petani kedelai untuk musim saat ini sudah memanen kedelainya pada usia muda di akhir tahun lalu. "Biasanya mereka akan menanam lagi pada musim gaduh pada bulan Juni atau Juli tahun ini. Mungkin saja ini juga menyebabkan pasokan kedelai untuk lokal di Kabupaten Karawang menjadi minim," tuturnya. (A-186/das)***

Baca Juga

Siapkan Fokus Bisnis, BTN Optimistis Kinerja 2015 Lebih Baik

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- PT Bank Tabuangan Negara (Persero) Tbk atau BTN optimistis kinerja perseroan tahun 2015 akan lebih baik dari tahun 2014.

Birokrasi Masih Hambatan Utama Perdagangan RI - Afrika

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Hambatan birokrasi ternyata masih menjadi salah satu kendala utama bagi perdagangan Indonesia dengan Afrika. Birokrasi di masing-masing negara dianggap masih menyulitkan untuk meningkatkam kerjasama ekonomi kedua pihak.

Len Blavatnik Terkaya di Inggris dengan Rp 258 Triliun

EKONOMI

LONDON, (PRLM).- Pemilik Warner Music, Len Blavatnik, tercatat sebagai orang terkaya Inggris dengan harta senilai £13,17 miliar, sekitar Rp 258 triliun, menurut Daftar Terkaya Sunday Times 2015.

Sosialisasi Pertalite Ke Daerah Masih Minim

EKONOMI

TASIKMALAYA, (PRLM).- Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang ada di Kota Tasikmalaya, belum mendapat sosialisasi dari PT Pertamina mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.