TNI Akan Terus Konsentrasi di Pulau Terluar Indonesia

BANDUNG, (PRLM).-Untuk pengamanan di pulau terluar Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan terus konsentrasi terhadap penjagaan di wilayah sana. Bahkan untuk pulau tak berpenghuni pun penjagaan tetap diperketat.

“Ada beberapa macam pengamanan yang dilakukan untuk di pulau terluar Indonesia. Untuk pengamanan di pulau terluar yang berpenghuni, kita tempatkan pasukan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Lalu untuk pulau yang tidak berpenghuni pun kita menempatkan mariner dari TNI AL. Sedangkan untuk pulau yang hanya batu dan tidak berpenghuni, kita hanya patroli saja,” tegas Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Kamis (26/1) seusai acara pameran dan diskusi "Menjaga Tepian Tanah Air” yang diselenggarakan Wanadri.

Agus menjelaskan, alasan menempatkan pasukan gabungan dari TNI AD dan AL di pulau terluar karena di sana terdapat permasalahan hukum laut. Dimana hukum laut perlu ditegakkan di sana.

Lebih lanjut Agus mengatakan, pengamanan di laut terluar adalah guna menjaga keberadaannya. Dengan maksud agar tetap terjaga keberadaannya, kemudian tidak hilang secara fisik, ekonomis, dan politis.(A-195/kur)***

Baca Juga

Langgar Aturan, Sopir Angkot Dihukum Push Up

BANDUNG, (PR).- Sopir angkutan kota di bawah Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung tengah disidak oleh pihak pengurus. Mereka yang diketahui tidak tertib, langsung dihukum push-up meski sedang mengangkut penumpang.

Kasatpol PP Jabar Coba Halangi Eksekusi Kantor Disnak

BANDUNG, (PR).- Proses eksekusi Kantor Dinas Peternakan (Disnak) Jawa Barat di Jalan Ir Juanda 358 Bandung berlangsung alot. Pihak tereksekusi melakukan perlawanan. Mereka tidak mau kantornya dieksekusi meski juru sita telah membacakan petikan putusan.

Protes Bus Sekolah, Angkot Minta Disubsidi

BANDUNG, (PR).- Pengadaan bus sekolah dinilai tidak efektif karena untuk membiayai operasional 3 koridor menghabiskan Rp 6 miliar/tahun. Anggaran itu diminta untuk menyubsidi angkutan kota yang sudah ada sebagai angkutan bagi para siswa.