Ratusan Warga Datangi Kantor Dolog Garut

RATUSAN warga datangi kantor Dolog Garut sejak pukul 9.00 WIB. Mereka berteriak mengenai jatah raskin yang tidak diterima sejak September 2010.*
RIRIN/PRLM
RATUSAN warga datangi kantor Dolog Garut sejak pukul 9.00 WIB. Mereka berteriak mengenai jatah raskin yang tidak diterima sejak September 2010.*

GARUT, (PRLM).-Gara-gara jatah beras untuk rakyat miskin (raskin) tak disalurkan selama 4 bulan, warga Desa Cipareuan Kec. Cibiuk Kab. Garut berdemo, Kamis (6/1). Sasaran demo yang dituju yaitu kantor Dolog Garut Jln. Cimanuk dan DPRD Kab. Garut Jln. Patriot Kab. Garut.

Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kantor Dolog Garut sejak pukul 9.00 WIB. Mereka berteriak-teriak mengenai jatah raskin yang tidak diterima sejak September 2010.

"Warga sudah merasa melunasi pembayaran raskin. Tapi, kenapa jatah kami tidak lagi disalurkan selama 4 bulan ini," kata perwakilan warga H. Aca (65).

Warga menduga, uang yang sudah mereka setorkan digelapkan oleh Kades Cipareuan Gunrana. "Kami kan sudah bayar, tapi katanya tidak sampai ke Dolog. Apa ini masuk unsur penggelapan? Kami minta ini diusut tuntas," ujarnya.

Usai mengeluarkan aspirasi di kantor Dolog, mereka beranjak ke gedung DPRD Kab. Garut dengan cara longmarch. Mereka direncanakan beraudiensi dengan Komisi A DPRD Kab. Garut. (A-158/kur)***

Baca Juga

Waspada Hujan Petir, Jangan Berlindung di Bawah Pohon

CIBINONG, (PR).- Warga Kabupaten Bogor diminta waspada terhadap tingginya intensitas petir di tengah hujan deras yang hampir setiap hari mengguyur wilayah tersebut. Beberapa pekan terakhir, wilayah Kabupaten Bogor memang hampir setiap hari diguyur hujan deras yang disertai petir.

Kantor Disdikpora Karawang Dibobol Maling

KARAWANG, (PR).- Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang disatroni pencuri, Kamis 1 September 2016 dini hari. Dari tempat tersebut pencuri menggondol uang puluhan juta rupiah.

DAU Ditunda, Pemkab Karawang Defisit Rp 108 Miliar

KARAWANG,(PR).- Pemerintah Kabupaten Karawang masih defisit ratusan miliar meski sudah memangkas anggaran belanja pegawai dan anggaran perjalanan dinas sebanyak 20 persen dari setiap SKPD.