11 SMP Ditingkatkan Statusnya Menjadi SSN

SEORANG siswa keluar dari SMPN 1 Padalarang, Jln. Suryadi, Desa Kertajaya, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat, Senin (3/1). Sekolah itu merupakan salah satu calon sekolah yang akan dijadikan Sekolah Standar Nasional (SSN). Salah satu calon sekolah SSN di
ADE BAYU INDRA/PRLM
SEORANG siswa keluar dari SMPN 1 Padalarang, Jln. Suryadi, Desa Kertajaya, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat, Senin (3/1). Sekolah itu merupakan salah satu calon sekolah yang akan dijadikan Sekolah Standar Nasional (SSN). Salah satu calon sekolah SSN di KBB yang lain yaitu SMPN 2 Ngamprah.*

NGAMPRAH, (PRLM).- Sebanyak 11 SMP di Kabupaten Bandung Barat mendapatkan bantuan peningkatan mutu menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN) dari Kementerian Pendidikan Nasional. Peningkatan mutu dari reguler menjadi SSN ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas siswa dan para guru serta mempercepat target realisasi wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun pada 2014 nanti.

"Kami mengusulkan 21 SMP ke Kemendiknas untuk mendapatkan peningkatan mutu jadi SSN. 16 lulus administrasi, dan 11 lulus setelah mendapatkan verifikasi tim penilai," kata Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kab. Bandung Barat, Iing Solihin di ruang kerjanya, Senin (3/1).

Dia menambahkan, sebelumnya hanya ada satu SMP SSN di Kab. Bandung Barat, yakni SMP 3 Padalarang. Peningkatan mutu 11 SMP ini merupakan kepercayaan besar dari pemerintah pusat karena Kab. Bandung Barat termasuk paling banyak mendapatkan bantuan peningkatan mutu SSN.

Sebelas SMP yang menjadi SSN terdiri dari sembilan SMP Negeri dan 2 SMP swasta, yakni SMP 2 Gunung Halu,
SMP 1 Gunung Halu, SMP 1 Cililin, SMP 2 Batujajar, SMP 1 Padalarang, SMP 2 Ngamprah, SMP 1 Cikalongwetan, SMP 2 Cikalongwetan, SMP 1 Cipeundeuy, SMP Darulfalah Cihampelas, SMP PGRI Rendeh Cikalongwetan. (A-168/A-147)***

Baca Juga

Ini Kuota Bidikmisi Tahun Ini

JAKARTA,(PR).-Kuota penerima bidikmisi di masing-masing perguruan tinggi adalah maksimal 10 persen dari jumlah mahasiswa baru tahun lalu. Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah memastikan pendistribusian alokasi anggaran untuk kouta 10 persen tersebut.

PETUGAS mengangkut berkas soal Ujian Nasional 2012 tingkat SMA sederajat, di titik bongkar SMAN 8 Bandung, Jln. Solontongan, Kota Bandung, Sabtu (14/4). Berkas soal tersebut disimpan di titik bongkar sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah, untuk

Distribusi Soal UN Dahulukan Daerah Terpencil

JAKARTA,(PR).- Pendistribusian naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/sederajat berbasis Kertas Pensil (UNKP) tinggal dilakukan di tingkat lokal daerah. Naskah soal UNKP SMP/sederajat telah didistribusikan pusat ke pemerintah provinsi pada 23 April 2016 lalu.