SOTK Kab. Bandung Perlu Disederhanakan

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Bandung kemungkinan besar akan diubah karena terdapat kejanggalan dan tidak sesuai dengan SOTK pemerintah pusat. Pemkab Bandung sedang mengkaji perubahan SOTK tersebut sebelum diserahkan kepada DPRD Kab. Bandung untuk dibahas.

Ketua Komisi B DPRD Kab. Bandung, H. Saiful Bahri, mendukung perubahan SOTK Pemkab Bandung karena harus disederhanakan untuk efisiensi anggaran. “Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang (UU) dan peraturan baru sehingga harus diantisipasi SOTK di Pemkab Bandung. Faktor lainnya SOTK Pemkab Bandung terlalu gemuk lebih dari 30 instansi sehingga anggaran boros,” katanya, Minggu (2/1).

Dari catatan “PRLM” terdapat beberapa dinas yang harus direvisi kedudukannya seperti Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcasip) karena urusan sosial tidak bisa digabungkan dengan casip. Bahkan, warga Kab. Bandung yang mengurus visa sering ditolak Kedubes asing karena dianggap warga bermasalah dikarenakan urusan casip digabungkan dengan urusan sosial.

Demikian pula dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) karena di pemerintahan pusat urusan kebudayaan disatukan dengan pariwisata. “Kedudukan penyuluh pertanian juga perlu dikembalikan kepada dinas-dinas terkait karena program-program penyuluhan ada di dinas bukan di Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian (BKPPP) Kab. Bandung,” kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kab. Bandung, Ir. Tisna Umaran.

Sedangkan anggota Komisi D DPRD Kab. Bandung, H. Dadang Supriatna menyatakan, pentingnya SOTK Pemkab Bandung menyesuaikan diri dengan kementerian. “Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata seharusnya dipecah menjadi tiga instansi. Yakni, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) apalagi jumlah pemuda lebih dari 50 persen dari jumlah penduduk Kab. Bandung sebanyak 3,1 juta orang,” ujarnya. (A-71/A-147)***

Baca Juga

Bupati KBB Minta Aparat Wilayah Waspada Gerakan Radikal

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Bupati Bandung Barat Abubakar meminta agar aparat kewilayahan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya gerakan radikalisme ke wilayahnya. Soalnya, kelompok radikalisme tersebut kerap merekrut anggota dari daerah pelosok.

Ibu Rumah Tangga Mempraperadilankan Polda Jabar

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Seorang ibu rumah tangga, Ny. Sion Margaretha Sidabutar mempraperadilankan Polda Jabar. Ny. Sion mengaku telah diperlakukan tidak adil oleh penyidik Polda Jabar dalam kasus yang sedang menjeratnya.

Hujan dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon Angsana

BANDUNG RAYA
PETUGAS Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung membersihkan puing-puing pohon Angsana yang tumbang di Jln. Saparua, Kota Bandung, Senin (18/1/2016). Hujan yang disertai angin kencang dan usia tua membuat pohon dengan tinggi sekitar 14 met

Pemkab Bandung Barat Siapkan Rp 9 M Lebih untuk Bantuan Rutilahu

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Lebih dari 10.000 rumah tidak layak huni (rutilahu) diperkirakan masih terdapat di Kabupaten Bandung Barat. Pada tahun ini, Pemkab Bandung Barat menyiapkan anggaran lebih dari Rp 9 miliar untuk dana stimulan bagi perbaikan sekitar 1.700 rutilahu.