Kuota Haji KBB Sudah Penuh Hingga 2013

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Kuota Haji di Kab. Bandung Barat (KBB) sudah terisi hingga 2013. Setidaknya, sebanyak 3.000 calon jemaah haji sudah mendaftarkan dirinya ke Kementerian Agama KBB. Sementara itu, kuota haji untuk KBB hanya sebanyak 979 orang.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama KBB, Didin Achmad Rosidin mengatakan, banyaknya pendaftar calon haji tersebut ternyata tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai oleh Kementerian Agama KBB.

“Hingga saat ini setiap pendaftar calon haji yang berasal dari KBB harus ke Kementerian Agama Kab. Bandung di Baleendah, karena kami tidak memiliki Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohad),” kata Didin, di ruang kerjanya, Padalarang, Kab. Bandung Barat.

Menurut dia, Siskohad merupakan sistem jaringan online yang terhubung dengan Kanwil Kementrian Agama yang berfungsi untuk membuat surat perjalanan pergi haji (SPPH). “ Nah, setelah SPPH dapat secara manual mereka ke kantor kami di Padalarang. Kasian calon jemaah haji yang harus bulak balik sehingga menjadi tidak efektif,” ujarnya.

Namun, kata dia, Januari 2011 mereka akan memiliki Siskohad dan tentunya akan membantu pelayanan umat untuk masyarakat Kab. Bandung Barat. “Alhamdulillah, tahun depan Siskohad bisa digunakan di Kementrian Agama kami,” tuturnya. (A-194/das)***

Baca Juga

Krisis Air Bersih di Timur Bandung

BANDUNG RAYA
Krisis Air Bersih di Timur Bandung

Pemkab Bandung Barat Tahun Ini tak Terima CPNS

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Pemerintah Kabupaten Bandung Barat saat ini kekurangan sekitar 3.000 pegawai negeri sipil, sebagian besar untuk tenaga pengajar atau guru.

Rp 20 M untuk Revitalisasi Pasar Simpang Dago

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pasar Simpang Dago Kota Bandung menjadi salah satu titik yang menjadi prioritas untuk program revitalisasi. Pembangunan fisik pasar tradisional tersebut diperkirakan bisa dimulai tahun depan dengan perkiraan anggaran sekitar Rp 20 miliar.

Saksi Ahli Sebut Alat PDT PT Pos tak Bermasalah

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Kasus korupsi yang melilit mantan Direktur Utama PT. Pos Indonesia terus bergulir dan terakhir sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi ahli. Salah satu saksi ahli yakni Dosen (Lektor) Rekayasa Trafik dan Rekayasa Jaringan Universitas Telkom, Ahmad Tri Hanuranto.