Komisi C DPRD Kab. Bandung Soroti Projek tak Selesai

SOREANG, (PRLM).-Komisi C DPRD Kab. Bandung menyoroti berbagai projek pembangunan dari dana APBD Kab. Bandung yang belum selesai. Padahal, masa penyelesaian projek harus selesai pada Jumat (31/12) ini yang kemungkinan besar pihak kontraktor tidak bisa mengejar tenggat waktu.

“Ada beberapa projek pembangunan yang belum selesai sampai menjelang masa anggaran tahun 2010 habis. Kemungkinan kecil pihak kontraktor tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaannya,” kata Anggota Komisi C DPRD Kab. Bandung, Drs. Aep Saefullah, S.Pdi, di gedung DPRD Kab. Bandung, Rabu (29/12).

Dia mencontohkan projek pembebasan lahan jalan tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang anggarannya tidak akan terserap semua sehingga harus dilanjutkan tahun 2011. “Pada tahun depan pembebasan lahan tol Soroja harus selesai semua sehingga masa pengerjaan fisik jalan tol sudah bisa dimulai pada tahun 2012,” katanya.

Projek lainnya yakni pembangunan Gedung Seni dan Pemuda di Jln. Raya Alfathu Soreang yang menelan dana Rp 36 miliar, namun kondisinya saat ini baru menyelesaikan pondasi dan rangka baja. “Dana untuk pembangunan Gedung Seni amat besar, namun perkembangannya pembangunan amat lambat. Kondisi ini memprihatinkan,” ucapnya.(A-71/kur)***

Baca Juga

Langgar Aturan, Sopir Angkot Dihukum Push Up

BANDUNG, (PR).- Sopir angkutan kota di bawah Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung tengah disidak oleh pihak pengurus. Mereka yang diketahui tidak tertib, langsung dihukum push-up meski sedang mengangkut penumpang.

Kasatpol PP Jabar Coba Halangi Eksekusi Kantor Disnak

BANDUNG, (PR).- Proses eksekusi Kantor Dinas Peternakan (Disnak) Jawa Barat di Jalan Ir Juanda 358 Bandung berlangsung alot. Pihak tereksekusi melakukan perlawanan. Mereka tidak mau kantornya dieksekusi meski juru sita telah membacakan petikan putusan.

Protes Bus Sekolah, Angkot Minta Disubsidi

BANDUNG, (PR).- Pengadaan bus sekolah dinilai tidak efektif karena untuk membiayai operasional 3 koridor menghabiskan Rp 6 miliar/tahun. Anggaran itu diminta untuk menyubsidi angkutan kota yang sudah ada sebagai angkutan bagi para siswa.