Alumni Unwim Minta Pertahankan Pendidikan Pertanian

BANDUNG, (PRLM).-Kalangan alumni pendidikan pertanian Bojongseungit Tanjungsari, yang sekarang bernama Universitas Winaya Mukti (Unwim), menginginkan adanya revitalisasi Fakultas Pertanian Unwim. Hal ini terkait pelaksanaan integrasi Unwim dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengancam kelanjutan Fakultas Pertanian Unwim setelah proses penggabungan selesai.

Para alumni tersebut khawatir jika pendidikan tinggi pertanian di kampus Bojongseungit Tanjungsari tersebut akan hilang karena seluruh aset yang ditempati Faperta Unwim saat ini akan diserahkan kepada ITB.

“Kami mendengar Fakultas Pertanian Unwim akan ditiadakan. Kami merasa perlu menegaskan bahwa eksistensi pendidikan tinggi pertanian di kampus Bojongseungit Tanjungsari harus dipertahankan,” ujar Ketua Forum Peduli Pendidikan Pertanian Bojongseungit Tanjung Sari, Kab. Sumedang, Ahmad Furqon kepada “PRLM”, pada pertemuan alumni pendidikan pertanian dengan keluarga Yayasan Pangeran Sumedang di Kantor Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jabar, Jln. Ters. Martanegara, Bandung, beberapa waktu lalu.

Furqon mengatakan, terlalu berlebihan jika harus menghapuskan pendidikan pertanian Unwim yang mempunyai sejarah panjang. Perjalanan panjang itu dimulai sejak didirikannya Sekolah Usaha Tani (Land Bouw Bedrifj School) pada 1914, atas prakarsa Kanjeng Pangeran Aria Soeriatmadja (Bupati Sumedang pada waktu itu).

Setelah itu, pendidikan pertanian tersebut terus berkembang ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti SPMA Tanjungsari, Akademi Pertanian Tanjungsari, Sekolah Tinggi Pertanian Tanjungsari hingga menjadi Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti (Unwim) saat ini. (A-196/kur)***

Baca Juga

Redistribusi Guru Dimulai 2018

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan proses redistribusi jumlah guru akan dimulai pada awal tahun 2018.

SISWA kelas XII IPA mengikuti Ujian Sekolah, di SMAN 5 Bandung, Jln. Belitung, Kota Bandung, Senin (17/3/2014). Ujian yang berlangsung hingga Sabtu (22/3/2014) itu, diikuti sebanyak 387 siswa dengan rincian 321 siswa IPA dan 66 siswa dari bidang IPS.*

Nilai USBN dan UN Tak Dipakai untuk SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA, (PR).- Nilai hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak akan dipakai untuk penerimaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM

Anak Muda, Jangan Golput!

BERGABUNG dengan partai politik adalah pilihan Kamal Nuryadin sejak Juni 2017.

Industri Didorong Dirikan Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong pihak industri untuk mendirikan dan mengelola politeknik secara mandiri.