Pabrik Bahan Peledak Dahana akan Pindah ke Subang

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Perusahaan Terbatas Dahana (Persero), perusahaan pembuat bahan peledak milik pemerintah direncanakan akan segera beralih lokasi pembuatan bahan peledak ke wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat tahun 2012 mendatang. Rencana itu dinilai berbagai pihak sejalan dengan rencana jangka panjang ekspansi perusahaan.

"Tahun 2011 pengerjaannya secara full, dan mudah-mudahan 2012 mendatang kita semua sudah pindah," kata Sekretaris Perusahaan PT Dahana, Asep Maskandar.

Menurutnya, perpindahan tersebut seiring dengan tumbuhnya perusahaan BUMN tersebut yang memerlukan perluasan lahan, serta rencana jangka panjang. Karena di tempat sekarang yakni Cibeureum, Kota Tasikmalaya kondisi parbik pembuat bahan peledak tersebut dinilai kurang optimal yang berada di dekat pemukiman penduduk.

"Pembatas kita itu hanya tembok pembatas itu. Minimalnya untuk pabrik pembuat bahan peledak itu pembatasnya lahan yang cukup luas," katanya.

Hingga kini pangsa pasar PT Dahana masih beriorientasi di sektor komersial sekitar 95 persen dengan pangsa pasar terbesar di sektor pertambangan yang baik dalam negeri maupun luar negeri, sedangkan sisanya sekitar 5 persennya ditujukan untuk kebutuhan militer pertahanan dalam negeri dengan produk utama catridge explosive.

Menurut Asep, rencana perpindahan Dahana berpotensi menghilangkan sekitar Rp 3 miliar pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Tasikmalaya yang berasal dari pajak keuntungan perusahaan. Namun pihaknya berjanji akan terus melakukan hubungan khususnya terhadap warga binaan yang selama ini diayomi Dahana.

"Secara langsungnya ya mungkin kehilangan PAD, tapi kita akan tetap behubungan khususnya dengan warga mitra binaan," katanya.

Tahap pertama yang akan dibangun di lahan baru seluas 600 hektar tersebut, adalah pembuatan pusat Energetik Material Center (EMC) dengan beberapa pendukung seperti pabrik baru, laboratorium, pusa penelitian hingga penelitian. (A-14/A-26)***

Baca Juga

Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Puluhan pedagang daging sapi di Pasar Induk Cikurubuk Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Minggu (2/8/2015) melakukan mogok berjualan. Mereka menuntut kepada pemerintah untuk menstabilkan harga daging sapi.

Ali Surahman Daftarkan Gugatan Pra-peradilan

JAWA BARAT
CHEFY Pamungkas (duduk) Pengacara Ali Surahman tersangka dugaan korupsi PT Sang Hyang Sri, sedang menyerahkan berkas perkara pra peradilan terhadap Kejaksaan Negeri Majalengka ke Pengadilan Negeri Majalengka, Senin (3/8/2015).*

MAJALENGKA,(PRLM).- Tersangka korupsi dana CSR PT Sanghiang Seri, Ali Surahman melalui pengacaranya Chefy Pamungkas datangi Kantor Pengadilan Negeri Majalengka untuk melakukan gugatan pra-peradilan terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka, Senin (3/8/2015).

Warga Kompleks Translok Batu Sipat Mandiri Krisis Air Bersih

JAWA BARAT
Warga Kompleks Translok Batu Sipat Mandiri Krisis Air Bersih

KUNINGAN, (PRLM).-Ratusan kepala keluarga warga kompleks permukiman transmigrasi lokal di Dusun Batu Sipat Mandiri, Desa Mekarjaya, Kabupaten Kuningan, pada musim kemarau ini kembali dilanda masalah kekurangan air bersih.

PNS Dituntut Netral

JAWA BARAT

INDRAMAYU, (PRLM).-Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Bachtiar mengimbau seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu agar menjunjung profesionalitas dan netralitas.