DPRD Ciamis Ricuh Pembagian Sapi Kurban

JAWA BARAT

CIAMIS, (PRLM).- Sejumlah anggota DPRD Ciamis mempertanyakan tidak meratanya pembagian jatah hewan kurban dari Bagian Kesejahteraan (Kesra) Pemkab Ciamis, yang hanya dibagikan kepada elit pimpinan dewan. Sejumlah wakil rakyat yang tidak menerima pembagian jatah sapi plat merah tersebut, menilai adanya ketidakadilan dan keterbukaan dalam penyaluran hewan kurban melalui DPRD Ciamis.

Persoalan pembagian hewan kurban yang dinilai tidak merata tersebut, menjadi pembicaraan serius di kalangan wakil rakyat, Kamis (18/11). Pada intinya menyesalkan mengapa tidak semua anggota DPRD mendapatkan hewan kurban.

Seperti diketahui pada Hari Raya Idul Adha 1413 H, DPRD Ciamis mendapatkan jatah sebanyak 20 ekor sapi yang totalnya sekitar Rp 200 juta. Hewan kurban tersebut didistribusikan untuk Ketua DPRD mendapat tiga ekor sapi, Tiga orang wakil ketua masing-masing mendapatkan dua ekor sapi kurban. Kemudian tujuh fraksi mendapat tujuh ekor sapi, atau masing-masing fraksi menerima seekor sapi. Empat komisi juga masing-masing mendapat satu ekor sapi. Sedangkan anggota tidak mendapatkan pembagian hewan kurban.

"Terus terang saya ikut prihatin dengan kejadian seperti ini. Apabila berlandaskan pada rasa keadilan, maka seluruh anggota mendapat hewan kurban," tutur Wakil Ketua Komisi IV DPRD CIamis, Syarif Sutiarsa.

Dia mengatakan tidak selayaknya pemberian hewan kurban yang mempergunakan anggaran dari APBD tahun 2010. Sebab hal tersebut tidak jelas hewan kurban tersebut atas nama siapa. Untuk pemotongan hewan kurban, lanjutnya, harus disertai dengan nama dari pihak yang memberikan hewan kurban. "Anggaran yang dipergunakan untuk membeli hewan kurban itu kan berasal dari APBD. Jelas ada politisasi ibadah kurban untuk kepentingan segelinitr orang saja. Saya akan terus pertanyakan persoalan tersebut," ujarnya.

Menanggapi hewan kurban sapi plat merah tersebut, Wakil Ketua DPRD Ciamis Didi Sukardi menegaskan, bahwa tidak menerima sapi untuk kurban tersebut. Dia mengatakan bahwa sapi kurban tersebut langsung diberikan kepada masyarakat sesuai dengan permintaan. Misalnya diberikan kepada pondok pesantren, warga desa tertentu, DKM masjid, kantor partai dan lainnya. "Coba dicek langsung apakah ada sapi kurban yang penerimanya Didi Sukardi. Tidak ada itu, Sapi kurban tersebut langsung ke pihak penerima," ujarnya.

Dua ekor sapi yang menjadi jatahnya, disalurkan ke Ponpes di Cihaurbeuri dan Dusun Brunggenis, Desa Sukaraja Kecamatan Sindangkasih. Dengan demikian, lanjut dia, perannya hanya sebagai penyalur saja. "Yang mengambil bukan saya, tetapi pihak yang menerimanya. Dengan demikian penerimanya bukan saya," tuturnya.

Berkenaan dengan adanya perbedaan jumlah sapi untuk ketua, wakil ketua, fraksi dan komisi, dia mengungkapkan hal tersebut sebelumnya telah menjadi kesepakatan. "Sebelumnya memang ada kesepakatan untuk ketua tiga ekor, wakil ketua dua ekor, fraksi dan komisi masing-masing satu ekor,"ungkapnya. (A-101/das)***

Baca Juga

Pasar Senggol Tawarkan Jelajah Kuliner Mancanegara

JAWA BARAT
PASAR Senggol menawarkan menu makanan dari tiga kiblat berbeda.*

BEKASI, (PRLM).- Sudah punya rencana ke mana akan melewatkan akhir pekan bersama keluarga, Sabtu (25/4/2015) ini? Jika tujuan akhir pekan ini memanjakan indera pengecap dengan menjelajah aneka kuliner seru, Summarecon Mal Bekasi bisa menjadi destinasi tepat.

Penataan PKL, Satpol PP Kota Tasikmalaya Boyong Tukang Las

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya memboyong tukang las untuk melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Pasar Wetan dan Jalan Gunung Sabeulah Kota Tasikmalaya.

Dua Kakek Cabuli Anak Tetangga Hingga Hamil

JAWA BARAT
DUA orang kakek bertetangga Sardi (70) dan Abdul Karim (61) warga   RT 03 RW 06, Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian karena diduga telah menghamili bocah kelas V SD,  Bintang (13)  yang jug

MAJALENGKA,(PRLM).- Dua kakekyang saling bertetanggan Sardi (70) dan Abdul Karim (61) warga RT 03 RW 06, Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka diamankan pihak Kepolisian Resort Majalengka karena diduga telah menghamili bocah Kelas V Sekolah Dasar, Bintang (nama samaran) hingg

Personel Gabungan Antisipasi Aksi Sweeping di Pabrik

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Polisi akan melakukan pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi aksi sweeping pabrik dalam peringatan mayday. Sebanyak 746 personel gabungan dari polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan diturunkan dalam pengamanan tersebut.