Diduga Rekayasa Lelang

BBWS Cimanuk-Cisanggarung Bakal Dilaporkan ke KPK

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).- Diduga merekayasa pelaksanaan lelang projek-projeknya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung bakal dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Ketua DPC Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (Aksindo) Kota Cirebon Ramli Simanjutak, saat ini pihaknya sedang menyiapkan dokumen-dokumen dan bukti-buktinya.

"Awal pekan depan, laporan ke KPK akan kami kirimkan, langsung pakai kurir tidak melalui pos," katanya seusai peresmian kantor DPC Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (Aksindo) Kota Cirebon di Jln. Pangrango No 158 Minggu (14/11).

Dikatakan Ramli, dugaan tersebut sebenarnya sudah didengarnya cukup lama dari sejumlah rekanan. Untuk membuktikan keluhan tersebut, Ramli kemudian mencoba mengikuti tender projek BBWS. Agar lebih yakin, Ramli tidak hanya mengikuti tender sekali tapi beberapa kali. Tender terakhir yang diikuti Ramli yakni perbaikan saluran irigasi di Gebang senilai Rp 2,5 miliar. "Ternyata indikasi adanya permainan bisa saya rasakan sendiri, begitu saya mengikuti lelang projek di BBWS," katanya.

Indikasi adanya permainan, kata Ramli, bisa dilihat dari pemenang projek yang hanya segelintir orang yang sama. "Pemenangnya hanya orang-orang itu saja, dan itu sudah berlangsung bertahun-tahun," katanya.

Padahal, lanjutnya, nilai tender yang ditawarkan justru lebih mahal dari peserta yang lain. "Kami juga kan tahu nilai batas penawaran terendah. Tapi ternyata yang menang malah yang nilai tendernya lebih mahal mendekati pagu anggaran. Kalau seperti itu, buat apa dilaksanakan tender," katanya.

Ramli berharap, KPK bisa turun atau seridaknya mengutus pengawas untuk memonitor pelaksanaan lelang di BBWS Cimanuk-Cisanggarung. Dikatakan Ramli, pihaknya pernah mengklarifikasi dugaan tersebut ke pihak panitia lelang. Namun pihak panitia lelang berdalih, kalau pemenang tidak harus dari pihak yang lebih murah penawarannya.

Ketua Kadin Kota Cirebon H. Yuyun Wahyu Kurnia yang hadir pada acara peresmian kantor DPC Aksindo menyatakan, sangat prihatin dengan kondisi tersebut.
Dikatakan Yuyun, keluhan tersebut bukan hanya kali ini saja didengarnya tetapi sudah lama. "Keluhan itu sudah kami dengar cukup lama, kami akan menempuh upaya yang diperlukan untuk mengatasi kondisi tersebut," kata Yuyun.

Sementara itu, Kasi Operasional BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Kasno yang biasa menjadi juru bicara BBWS Cimanuk-Cisanggarung tidak bisa dikonfirmasi. Telepon selulernya juga tidak aktif. (A-92/das)***

Baca Juga

Korban Bom Sarinah Adalah Warga Desa Kedungwungu

JAWA BARAT
KUWU Desa Kedungwungu Ahmad Fuadi (kedua kiri) berbincang dengan ibunda Ahmad Muhazab bin Saroni di Blok Desa RT 4 RW 1 Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2016).*

INDRAMAYU, (PRLM).- Kuwu Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, Ahmad Fuadi, memastikan salah satu korban tewas terkait bom Sarinah adalah warganya.

Orang Tua Nakim Jalani Tes DNA untuk Cari Kepastian

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Didi Sunedi Kaur Kesra Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Subang mengatakan dirinya mengantar langsung kedua orang tua Sunakim yang dipanggil Nakim. Sebab mereka merasa yakin yang Afif yang muncul di televisi terduga teror bom Jakarta adalah anak pertamanya.

Sawah Penyedia Benih Padi Diserang Hama Burung

JAWA BARAT
Sawah Penyedia Benih Padi Diserang Hama Burung

BANJAR,(PRLM).- Areal persawahan yang sudah mulai berbuah di wilayah Pataruman, Kota Banjar diserang hama burung. Gerombolan burung pipit yang jumlahnya mencapai ribuan ekor datang dari kawasan hutan Gunung Sangkur yang berbatasan dengan persawahan tersebut.