Penerimaan Seleksi CPNS di Kab. Ciamis Terkesan Tertutup

CIAMIS, (PRLM).- Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Asep Roni menilai pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) yang mulai berlangsung sejak Jumat (12/11) terkesan tertutup. Secara kelembagaan sampai saat ini juga belum mendapatkan pemberitahuan atau surat resmi dari Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Ciamis, terkait dengan penyelenggaraan tersebut.

''Minimal saya sebagai manajerial di DPRD mestinya mendapat surat tembusan mengenai penyelenggaraan penerimaan CPNS. Terus terang saya juga baru tahu ada pembukaan lamaran setelah baca di koran,'' tutur Asep di ruang kerjanya.

Dia menilai penyelenggaraan seleksi penerimaan CPNS kali ini terkesan tertutup. Padahal sebagai institusi wakil rakyat, tambah Asep, harus mendapat informasi tentang berbagai hal yang terkait langsung dengan masyarakat.

''Kami memiliki fungsi pengawasan. Apabila tidak diberitahu, tentunya kami juga akan sulit melakukan tugas pengawasan. Untuk tahapan berikutnya saja, saya juga tidak tahu,'' katanya.

Menurut penilaian Asep dengan adanya kesan tertutup dari BKDD, tidak dapat disalahkan apabila kemudian muncul kecurigaan dari wakil rakyat. Apalagi, ia menambahkan penyelenggaraan kegiatan tersebut mempergunakan dana APBD sebesar Rp 1,2 milyar yang pengesahannya dilakukan oleh DPRD Ciamis.

''Kami tidak berharap muncul kecurigaan berlebih, apalagi sampai muncul suudzan. Hanya saja persoalannya menjadi aneh, ketika DPRD yang mengesahkan anggaran, justru tidak mendapatkan informasi kegiatan tersebut,'' ujar Asep. (A-101/A-26).***

Baca Juga

Gerbang Sementara KM 99 Dioperasikan

PURWAKARTA, (PR).- Gerbang Sementara (GS) KM 99 di Kilometer 99+400 arah Bandung telah mulai dibuka untuk kendaraan golongan II dan III, pada Jumat, 10 Maret 2017.

Pascaoperasi Pemisahan, Devina dan Devani Masih Dirawat di RSHS

SUMEDANG, (PR).- Kondisi Devina (2) salah satu balita kembar siam  warga Dusun Panyirapan RT 03/RW 06, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, hingga kini masih dalam penanganan medis  tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.