TNI AU dengan Rokaf Berbagi Ide dan Pengalaman

JAKARTA, (PRLM).- Panglima Komando Operasi Koopsau I Marsekal Muda TNI Dede Rusamsi didampingi Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Bagus Puruhito menerima kunjungan kehormatan Commandant of Air University Brigadier General Kim Myung Ho beserta rombongan Pasis Sesko Rokaf (Republic of Korean Air Force) di Koopsau I, Kamis (11/11).

Rombongan yang berjumlah 119 orang tersebut melaksanakan kunjungan singkat ke Koopsau I dalam rangka Kunjungan Delegasi Pasis Seskoau Republik Korea ke Indonesia terutama di beberapa instansi TNI Angkatan Udara.

Dalam sambutan Pangkoopsau I yang dibacakan Kepala Staf Koopsau I Marsma TNI Bagus Puruhito mengatakan bahwa dalam kegiatan kunjungan ini, merupakan kesempatan yang baik untuk saling berbagi ide, pandangan, pengalaman dan terutama ilmu pengetahuan, yang diharapkan menguntungkan bagi kedua Angkatan Udara,

Panglima juga berharap dengan adanya studi banding ini dapat mempererat tali persahabatan antara kedua Angkatan Udara. Sebelumnya, Pasis Seskoau Republik Korea melaksanakan kunjungan ke Seskoau, Lembang Bandung. (Mun/A-147)***

Baca Juga

Rutan Pondok Bambu Dipenuhi Korban Narkoba

JAKARTA, (PR).- Kejahatan penyalahgunaan narkoba tidak boleh ditolerir. Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat perang terhadap penyalah gunaan narkoba. Mulai dari masyarakat umum, pemuka agama, generasi muda, semua harus terlibat melawan peredaran narkoba.

1 Juni Sudah Seharusnya Jadi Tanggal Merah

JAKARTA, (PR).- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna secara pribadi berpendapat, peringatan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dan setiap 1 Juni dijadikan hari libur nasional sudah tepat. Bahkan, menurut dia, peraturan atas hal itu seharusnya sejak lama ditetapkan.

Bertolak dari Bandung, Jokowi-Iriana ke Babel dan Aceh

JAKARTA, (PR).- Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana hadir dalam acara Peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka Bandung, Rabu, 1 Juni 2016. Kehadiran ini mengawali kunjungan kerja presiden dan Ibu Iriana ke beberapa provinsi.